oleh

Stok Vaksin Rabies Kosong

LINGGAU POS ONLINE – Stok vaksin rabies untuk kegiatan vaksin massal saat ini kosong. Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong memiliki stok 3.000 vaksin, itupun bantuan dari pusat atau bersumber dari APBN.

Kepala UPTD Puskeswan Curup, Firi Asdianto, Senin (2/9) mengatakan sisa vaksin saat ini hanya 150-200 saja.

“Yang kosong itu untuk pelaksanaan vaksin rabies massal yang biasa kita lakukan untuk jadwal vaksin massal di desa dan kecamatan, kalau untuk darurat masih ada sekitar 200-an,” katanya.

Firi memaparkan, belum turunnya vaksin rabies baik yang bersumber dari APBN maupun APBD pihaknya belum bisa melanjutkan kegiatan vaksin massal yang dijadwalkan dilakukan ke desa-desa seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dari APBN tahap pertama sudah turun sekitar 3.000-an, dan sudah habis, kalau yang dari provinsi belum turun termasuk dari kabupaten, jatah vaksin dari provinsi juga kita belum tahu berapa vaksin untuk Rejang Lebong,” tambah Firi.

Seperti tahun sebelumnya Kabupaten Rejang Lebong vaksin rabies untuk kegiatan massal dari Provinsi Bengkulu biasanya mendapatkan sekitar 6 ribu vaksin, dari pusat juga sekitar 6 ribu, kalau dari kabupaten sekitar 220 vaksin.

Firi berharap, stok vaksin untuk hewan penular rabies (HPR) bisa segera direalisasikan sehingga pihaknya bisa melakukan vaksin terhadap HPR tersebar di sejumlah kecamatan dan desa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Vaksin ini kan pencegahan dan memunculkan sistem kekebalan pada HPR, dengan memberikan vaksin agar HPR tidak terkena rabies yang bisa membahayakan manusia,” katanya. (sam)

Rekomendasi Berita