oleh

STMIK BNJ Ajak Pelajar Berinternet Sehat

LINGGAU POS ONLINE – Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PKM) STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau melakukan edukasi kepada para pelajar untuk berinternet sehat. Sasaran kali ini adalah pelajar SMKN Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kegiatan yang diadakan 21-22 Maret 2019 mengusung tema khusus ‘Meningkatkan Kompetensi Siswa Dengan Berinternet Sehat ‘.

“Iya, kami mengadakan workshop berinternet sehat dan pengembangan website melalui internet. Jadi program PKM ini salah satu tugas kami dalam menunaikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Dosen STMIK BNJ, Ahmadi yang mengadakan PKM tersebut, Minggu (24/3).

Kegiatan yang juga dihadiri Wakil Kepala SMKN Tugumulyo, Gregorius Sutrisno, dosen STMIK BNJ, dan mahasiswa tersebut diikuti siswa Kelas XII Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak.

“Dari kegiatan ini, kami ingin siswa kreatif dalam menggali peluang dalam menghadapi dunia kerja. Sehingga mereka percaya diri dengan skill yang mereka miliki,” tutur Ahmadi.

Selain Ahmadi, dosen lainnya yakni Robiyanto juga menyampaikan materi tentang pengembangan website melalui media internet. Ia didampingi dua dosen tetap lainnya dan empat orang mahasiswa.

Dari materi dari Robiyanto tersebut, diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan kompetensi siswa khususnya Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak untuk terampil dan memiliki kompetensi dalam membangun aplikasi berbasis web.

Jadi dalam workshop itu, siswa mendapatkan materi tentang bagaimana mengelola aplikasi yang telah dibuat pada web server melalui proses registrasi domain dan hosting pada Internet Service Provider (ISP).

Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sebab, materi yang disampaikan ini ada korelasinya dengan kesiapan siswa RPL menghadapi Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Sehingga bisa memberikan gambaran bagi siswa dalam membangun aplikasi berbasis web.

“ Kami berharap SMKN Tugumulyo dapat secara berkelanjutan mengadakan kegiatan ini. Kami juga berharap sinergi dengan STMIK BNJ bisa terus terjalin dalam meningkatkan kompetensi siswa dan guru, terutama Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak,” imbuh Robiyanto.(lik)

Rekomendasi Berita