oleh

STIE-STMIK Mura Gandeng PMI

LINGGAU POS ONLINE, LUBUK KUPANG – STIE-STMIK Musi Rawas menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lubuklinggau. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Orientasi Pengenalan dan Pendidikan Kampus (OPDIK) Mahasiswa Baru tahun akademik 2018/2019, Jumat (7/9).

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Wakil Ketua PMI Kota Lubuklinggau, H Jamaluddin dengan Ketua STIE Musi Rawas, Prof Dr H Abdullah Hehamahua. Disaksikan pengurus PMI Kota Lubuklinggau dan ratusan mahasiswa baru STIE-STMIK Mura.

“Saat penandatanganan MoU itu, memang PMI Lubuklinggau belum langsung melakukan pengambilan darah melalui donor terhadap mahasiswa dan dosen. Karena mahasiswa dari rumah pukul 05.00 WIB dan sebelum pukul 06.00 WIB sudah standby di Parkir Terminal Simpang Periuk. Lalu kami bersama-sama jalan kaki menuju kampus. Jadi mereka lelah sekali. Kami khawatir, kalau donor, kesehatan mereka terganggu,” papar H Abdullah Hehamahua.

Untuk menindaklanjuti MoU tersebut, H Abdullah Hehamahua menjelaskan, nanti 17 September 2018 di STIE Mura akan diadakan pekan wisuda.

“Saat itulah PMI Lubuklinggau diberikan kesempatan selama sepekan untuk menggelar donor darah. Dosen, para tamu, dan mahasiswa kami persilakan mendonorkan darahnya,” jelas H Abdullah.

Sementara Wakil Ketua PMI Kota Lubuklinggau H Jamaluddin mengungkapkan terima kasih atas kesediaan STIE dan STMIK Mura untuk berkolaborasi dengan PMI. Terutama dalam program pembentukan kepedulian Civitas Akademika STIE-STMIK Mura terhadap orang-orang yang membutuhkan darah di wilayah ini.

“Dengan adanya kepedulian mahasiswa dan dosen dalam mendonorkan darahnya, otomatis akan menginspirasi mahasiswa lain agar juga peduli. Karena setetes darah yang diberikan, sangat membantu teman-teman kita yang membutuhkan,” jelas dia.(lik)

Rekomendasi Berita