oleh

STAI Bumi Silampari Buka Lima Prodi Baru

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAI BS) sedang mempersiapkan pembukaan lima Program Studi (Prodi) baru. Prodi-Prodi tersebut, yaitu Prodi Hukum Tata Negara (Syiasah), Hukum Keluarga, Pengembangan Masyarakat Islam, Manajemen Bisnis Syariah, dan Pendidikan Guru Raudatul Athfal (PGRA).

Menurut Ketua STAI BS, Ngimadudin untuk mempersiapkan dibukanya lima Prodi baru itu, ia menggelar pertemuan dengan Asesor AIPT yang juga dosen UIN Raden Fatah Palembang, DR Hamidah, Kamis (28/6).

“Iya, pertemuan ini untuk pendampingan akselerasi penambahan lima Prodi baru. Semoga penambahan Prodi tersebut merupakan percepatan bagi kampus alih status menjadi institut,” tutur Ngimadudin.

Lima Prodi baru ini dibuka, pertimbangannya bahwa STAI BS perlu mengembangkan disiplin ilmu-ilmu ke-Islaman sehingga dapat mengakomodir kepentingan masyarakat luas.

“Insya Allah tahun akademi 2019/2020 dibuka,” imbuh Ngimadudin.

Mendengar kabar akan dibukanya lima Prodi baru di kampus STAI Bumi Silampari, membuat alumni kampus tersebut merasa bangga.

Seperti disampaikan Ridho (23). Alumni Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI BS itu meyakini, almamaternya itu akan terus berkembang kelak. Dan ia merasakan hasil didikan para dosen di STAI BS.

“Saya selesai kuliah dari STAI BS tahun 2016. Saat ini masih sebagai guru honorer di salah satu SMP di Kota Lubuklinggau. Tapi saya bangga pernah kuliah di STAI BS. Berharap, nanti bisa melanjutkan S2. Ilmu di STAI BS yang didapat bukan hanya ilmu dunia, namun juga akhirat,” terang dia.

Ia juga sangat bersyukur, jika apa yang direncanakan STAI BS segera terwujud.

“Memang kampus STAI BS sudah harus jadi institut. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat akan lebih besar. Kami juga berharap perhatian anggota legislatif dan eksekutif, untuk benar-benar peduli pada perkembangan kampus-kampus di daerah, khususnya Kota Lubuklinggau. Khususnya STAI BS, yang alumninya juga sudah banyak berkontribusi untuk memajukan daerah ini,” jelasnya.(02)

Rekomendasi Berita