oleh

Staf Kantor Camat Tugumulyo Tewas

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Minggu (4/2) pukul 07.00 WIB, masyarakat Desa H Wukirsari, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) heboh.

Pasalnya ditemukan mayat dalam kondisi kepala nyungsep di dalam tanah, dan tertimpa motor. Setelah dilakukan evakuasi ternyata mayat Yuswanto (52) diketahui sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) bekerja di staf kantor Camat Tugumulyo.

Diduga korban meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan tunggal. Selanjutnya mayat langsung dibawa ke Pukesmas C Nawangsari.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya didampingi Kanit Reskrim, Bripka Andi Feriansyah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya penemuan mayat tersebut. Ia membenarkan pula, mayat tersebut adalah Yuswanto.

“Mayat ditemukan oleh warga dan langsung menghubungi perangkat Desa E Wonokerto, selanjutnya menghubungi anggota. Anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat tiba di lokasi ternyata benar dan langsung dilakukan evakuasi,” kata Dedi Purma Jaya didampingi Andi Feriansyah, Minggu (4/2).

AKP Dedi sapaanya menjelaskan, saat tiba di lokasi kondisi korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Petugas lalu melakukan olah TKP jenazah, kemudian korban dibawa ke Pukesmas C Nawangsasi guna dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, apakah ada tanda-tanda kekerasan

“Hasilnya tim medis tidak menemukan luka atau tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Maka dari itu untuk dugaan sementara korban meninggal akibat laka tunggal,” jelas mantan Kapolsek Nibung ini.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, menurut keterangan diduga korban juga ada riwayat penyakit asma sehingga meninggal dunia di lokasi. Kemudian setelah itu korban langsung dibawa ke rumah duka ke Desa C Nawangsasi untuk segera dimakamkan.

“Saat ini warga banyak datang ke rumah duka,” jelasnya.

Sekretaris Camat Tugumulyo, Badrun saat dikonfirmasi membenarkan bahwa memang ada kabar duka meninggal dunia Yuswanto (52) diduga karena kecelakaan tunggal.

“Memang benar. Saya sendiri yang bantu, mengurus jenazah Yuswanto,” kata Badrun.

Badrun menjelaskan, memang almarhum staf di Bagian Kasi Pemerintahan Kecamatan Tugumulyo dan sudah PNS. Namun diketahui, bahwa memang murni laka tunggal tidak ada tanda-tanda kekerasan. Hanya saja ada luka lecet di kening diduga karena nyungsep.

“Mengenai penyakit. Sepengetahuan saya pribadi tidak mengetahui hal itu. Namun, mungkin saja memang ada,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki.

“Kalau kesehariannya, almarhum merupakan sosok yang humoris, tidak mudah marah, mau bekerja apapun serta tidak neko-neko,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita