oleh

Sriwijaya Air Segera Keluarkan Santunan, Imbau Ahli Waris Hindari Tawaran Oknum Urus Asuransi

LINGGAUPOS.CO.ID – Ahli waris korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak akan segera mendapat santunan. Pihak maskapai akan secepatnya menyelesaikan kewajibannya.

Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena menegaskan pihaknya akan segera memenuhi hak bagi ahli waris korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

“Kami akan berkomitmen untuk secepatnya memberikan hak-hak korban,” katanya usai acara tabur bunga dari atas KRI Semarang di Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021).

Sebelumnya proses penyerahan santunan dimulai secara simbolis kepada ahli waris korban pada Rabu (20/1/2021) di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta.

Diketahui, santunan yang diserahkan ke ahli waris senilai Rp1,5 miliar. Santunan senilai Rp1,25 miliar sesuai peraturan pemerintah dan tambahan Rp250 juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut, Jefferson kembali mengungkapkan rasa dukanya atas musibah tersebut.

“Kami sedih dan turut kehilangan, tidak dapat dipungkiri kami juga merasakan kesedihan mendalam. Saya pribadi juga sangat terpukul dengan keadaan ini,” ucapnya.

Dia juga menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi internal setelah tragedi tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan Perhubungan,” katanya.

Namun, dia belum bisa memberikan detail langkah evaluasi internal yang dilakukan. Sebab masih menunggu hasil laporan kecelakaan dari otoritas terkait.

Pada pelaksanaan tabur bunga di sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, diikuti sekitar 30 anggota keluarga korban SJ-182.

Proses penaburan bunga itu dilakukan dari atas KRI Semarang, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada korban.

Selain itu juga turut dihadiri manajemen Sriwijaya Air, perwakilan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kementerian Perhubungan, TNI AL, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Jasa Raharja, serta sejumlah awak Sriwijaya Air dan Nam Air.

Selain itu, seluruh keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJY 182 diimbau untuk tidak menghiraukan dan menghindari pengurusan asuransi kecelakaan oleh oknum yang bukan bagian dari maskapai.

Sebab, kata District Manager Sriwijaya Air Pontianak Faisal Rahman, keluarga sudah difasilitasi dengan mudah dan mendapatkan pelayanan secara gratis untuk mengurus asuransi.

Imbauan ini disampaikan setelah pengelola Sriwijaya Air mendapat informasi dari keluarga korban, bahwa ada pihak yang mau membantu mengurus asuransi dengan alasan bahwa mengurus asuransi korban sulit.

“Kemarin saat kami ke Sambas sudah ada mendapat informasi dari pihak keluarga ada yang mau urus asuransi kecelakaan dari Sriwijaya Air. Tawaran bantuan itu dengan alasan untuk klaim sulit dan harus ada orang dalam atau lainnya,” ujar Faisal di Pontianak, Sabtu (23/1/2021), seperti dikutip dari ANTARA.(*)

Rekomendasi Berita