oleh

Sri Wardani Dikabarkan Hilang

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Orang hilang menggegerkan masyarakat adalah Sri Wardani (25) warga Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup yang dikabarkan raib.

Kabar hilangnya Sri Wardani akrab dipanggil Warda tertulis dalam postingan akun Facebook Ky Doank Bin KosTituante. Ia memposting foto Warda lengkap dengan keterangan menyatakan Warda telah hilang.

Postingan itu dibuat pada Rabu (7/2) sekitar pukul 22.34 WIB di grup Facebook Curup Kota Idaman (CKI). Di dalam postingan tersebut tertulis “Mohon bantuan nya sanak. Bagi yang melihat atau tahu dengan kebradaan wanita ini (Warda) org talang benih ujung. Tolong bantuannyo untuk menghubungi kami .. karno telah hilang dari hari minggu kmren sampai saat iko belum balik2.. iko no hp yg bs di hubungi ( mira +6285377320992 ) . Mohon bantuan nyo snak sgalonyo… Trimah kasih…”

Postingan tersebut mendapat tanggapan banyak kalangan pengguna Medsos dalam grup tersebut. Memastikan informasi tersebut, wartawan Linggau pos bersama sejumlah awak media berusaha mencari tahu keberadaan rumah keluarga Warda.

Namun sayangnya, saat ditemukan rumah terduga keluarga Warda, pihak keluarga enggan dimintai keterangan dan menutup pintu rumahnya. Hanya saja di dalam rumah tersebut terlihat beberapa anggota Polres Rejang Lebong yang tengah berada dalam rumah tersebut.

Sementara itu, informasi dari warga sekitar Warda memang dikabarkan belum pulang ke rumahnya.

“Langsung tanya saja mas ke keluarganya,” tutur warga sekitar.

Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf melalui Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar membenarkan adanya informasi tersebut.

“Kita masih mintai keterangan pihak keluarganya dan untuk motifnya belum diketahui secara pasti,” katanya.

Kasat juga mengimbau, pada kalangan masyarakat yang keluarganya belum pulang selama beberapa hari untuk segera berkoordinasi dengan jajaran Polres Rejang Lebong jangan langsung memposting informasi tersebut ke media sosial seperti Facebook.

Sebab dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Kalau ada keluarga yang hilang atau belum pulang koordinasikan dengan kami dulu, jangan langsung di posting di Medsos,” harapnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita