oleh

SPBU Penyedia Premium Makin Terbatas

MUSI RAWAS – Dari 16 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), tinggal empat SPBU yang menyediakan BBM subsidi premium dan solar. Konsumsi premium per hari pun diperkirakan tinggal 64 KL (64 ton) per hari.

“Kalau SPBU yang masih menyediakan BBM subsidi, SPBU Sungai Jauh di Kecamatan Rawas Ulu, SPBU Nibung, SPBU Megang dan SPBU Siring Agung. Khusus di luar Kota Lubuklinggau, sudah lama SPBU-SPBU lain tidak menyediakan premium. Tapi kalau solar masih ada semua di SPBU kami,” jelas Ketua Hiswana Migas Mura, Lubuklinggau dan Muratara, Winasta Ayu Duri, Sabtu (5/1) malam.

Menurutnya, berbagai hal membuat pengusaha SPBU memilih tidak menyediakan premium.

“Kalau soal untung rugi, enggak lah. Tapi banyak faktor lain. Kalau solar kami masih siapkan. Rata-rata 16 ton per hari. Kami juga menyiapkan solar non subsidi (Dexlite),” tutur dia.

Sementara di Kota Lubuklinggau, per 3 Januari 2019 dari enam SPBU yang ada hanya dua SPBU yang menyalurkan premium dan dua SPBU menyalurkan solar.

“Jadi SPBU di Kelurahan Lubuk Tanjung dan Margamulya tidak menyediakan BBM subsidi. Sehingga jalan raya akan steril dari antrean pengendara yang antre BBM subsidi,” jelas Sales Representative PT Pertamina TBBM Lubuklinggau, Indra Pratama.

Sedangkan untuk Premium akan disediakan di SPBU Kelurahan Siring Agung dan Megang. Serta solar akan disediakan di SPBU Durian Rampak dan Lubuk Kupang.

“Nah, ini nantinya diharapkan akan memecahkan konsentrasi antrean-antrean yang menyebabkan kemacetan,” ungkapnya.

Alhasil, antrean mengular di SPBU Megang dan SPBU Siring Agung. Baik mobil pribadi, mobil angkot, maupun kendaraan roda dua antre sejak pagi. Panjangnya antrean sampai ke jalan- jalan.

Meski disiapkan premium 16 KL per hari, pukul 13.00 WIB, BBM tersebut sudah ludes terjual di SPBU Megang dan SPBU Siring Agung. (lik/adi)

Berita Terkait : Dapat Apresiasi Pemilik Toko

Rekomendasi Berita