oleh

Sopir Tewas Terjepit, Tronton Nyaris Masuk Jurang

LINGGAU POS ONLINE- Kecelakaan maut terjadi Kamis (7/11) sekitar pukul 01.30 WIB. Lakalantas di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang itu menewaskan Zulfahmi (32) sopir mobil Mitsubishi Tronton warna orange Nomor Polisi (Nopol) BG 800 SU yang membawa alat berat.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kapolsek Sindang Kelingi, Iptu Joko Triyanto membenarkan informasi tersebut.

Dijelaskan Kapolsek, selain ada satu orang meninggal dunia, satu orang lainnya mengalami luka berat yakni kernet Ilham (23). Warga Palembang itu masih dirawat di RSUD Curup.

Dipaparkan Kapolsek, kecelakaan bermula saat Zulfahmi mengemudikan mobil Mitsubishi Tronton melaju dari Bengkulu menuju Lubuklinggau. Mereka membawa alat berat excavator CAT.

Sesaat sebelum terjadi kecelakaan, mobil tronton dikendarai korban memasuki jalan menikung ke kiri dengan posisi menurun.

Diduga pengemudi mengalami out control dan tak terkendali langsung menabrak pembatas jalan dan mobil terbalik hingga ke pinggir jurang.

“Posisi sopir dan kernet terjepit, untuk sopir diduga meninggal dunia di tempat karena mengalami luka pecah di bagian kepala, sementara kernetnya yang ikut terjepit mengalami luka memar di dada, tangan kanan patah dan luka memar di kepala,” paparnya.

Tak lama mendapatkan informasi warga bersama petugas Polsek langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.

“Setelah dievakuasi korban langsung kita larikan ke rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Untuk barang bukti mobil Tronton alat berat saat ini masih dalam proses evakuasi.

Terpisah Kasat Lantas, AKP Bimo Wira Baskara menjelaskan pihaknya akan ke tempat kejadian perkara lagi untuk melihat apakah penyebabnya rem blong, memakan jalur atau mengantuk atau melebihi batas kecepatan.

“Kami mau lihat juga karena ada tikungan tajam yang memang kerap terjadi kecelakaan di sana,” paparnya.

Menurut AKP Bimo, korban yang mengalami luka berat juga belum bisa dimintai keterangan.

“Kita akan lihat lagi bagaimana kondisinya,” tambahnya.

Laporan Syamsul Ma’arif

Rekomendasi Berita