oleh

Sopir Angdes Curup Disetop di Terminal Watas

Dishub-Organda-Polisi Sosialisasi Penertiban

LINGGAU POS ONLINE, WATAS LUBUK DURIAN – Aksi demonstrasi sopir Angkot Jurusan Kayu Ara-Pasar, membuahkan hasil. Pihak Dishub Kota Lubuklinggau bersama Organda dan pihak kepolisian melakukan ‘Sosialisasi Penertiban Angdes, Angkutan Barang dan Orang ‘ di depan Terminal Tipe C Watas, sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai, Rabu (19/4).

Kadishub Kota Lubuklinggau, Abu Ja’aat menyatakan setelah sosialisasi kepada sopir Angdes, maka pihaknya bersama pihak kepolisian dan Organda langsung meminta sopir Angdes Curup dan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya, agar membawa kendaraannya masuk ke dalam Terminal Tipe C Watas.

“Penumpang harus diturunkan ke terminal, dan selanjutnya mereka meneruskan perjalanan dengan naik Angdes jurusan Kayu Ara-Pasar,” ungkap Abu Ja’at usai sosialisasi, kemarin.

Ia membenarkan tindakan ini dilakukan pihaknya setelah sopir Angkot Kayu Ara menyampaikan aspirasinya, Senin (17/4) dan pihaknya saat itu menjanjikan akan menindaklanjuti keinginan para sopir Angkot.

“Dan, kami pun telah lakukan sosialisasi serta menyetop Angdes yang datang dari arah Curup, mesti masuk ke dalam Terminal Watas dulu,” jelas Abu Ja’at menyatakan, landasan pihaknya menertibkan Angdes tentu tak terlepas agar Angdes tidak sembarangan masuk ke dalam kawasan Kota Lubuklinggau.

Saat sosialisasi penertiban mobil angkutan barang dan orang, kemarin, Kadishub didampingi Ketua Organda Kota Lubuklinggau, Imron AD, perwakilan Polisi Militer, Kapten Kamaludin, dan anggota Mapolsek Lubuklinggau Barat, serta petugas Dishub Kota Lubuklinggau.

Sementara itu Ketua Organda Kota Lubuklinggau, Imron AD mengatakan sebelumnya pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Dishub Kota Lubuklinggau, dan Polres Lubuklinggau terkait Terminal Watas. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi langsung ke para sopir Angdes.

“Respon para sopir Angdes positif, dan mereka siap menaati aturan yang ada. Jadi, terhitung hari ini sopir Angdes dari Provinsi Bengkulu wajib menurunkan penumpang di Terminal Watas. Selain Angkot tidak boleh ada alat transportasi lain seperti ojek,” ungkap Imron AD.

Ditambahkan Imron AD, selain angkutan penumpang angkutan barang juga wajib berhenti di Terminal Watas. Jika khawatir barang yang dibawa rusak, maka ada pengecualian barang boleh bongkar di pasar, tapi semua penumpang harus turun melanjutkan perjalanan naik Angkot.

Selanjutnya, jika mobil Angdes mau pulang ke arah Terminal Watas maka dilarang mengangkut penumpang.

“Para penumpang naik Angkot, turun di terminal baru melanjutkan naik Angdes. Program ini bagi-bagi rezeki dan meningkatkan kesejahteraan sopir,” tegas Imron.(08/07)

Rekomendasi Berita