oleh

Soal Kenaikan BPJS Kesehatan, Wali Kota Lubuklinggau Agendakan Rapat dengan BPJS

LINGGAUPOS.CO.ID -Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rapat koordinasi (Rakor) seluruh OPD di Op Room Moneng Sepati, Senin (6/1/2020).

Dalam arahannya Wako mengatakan pertemuan ini merupakan lanjutan dari rakor sebelumnya dengan membahas program kerja (Proker) masing-masing OPD pada 2020.

“Setiap OPD harus menjelaskan mengenai program yang akan dilaksanakan pada 2020 yang meliputi kegiatan proritas dan program unggulan masing-masing,” ujarnya.

Wako kembali menekankan setiap OPD harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Selain fokus pada Proker, rapat ini juga membahas masalah anggaran pada 2020 yang diusulkan setiap OPD termasuk pergeseran angggaran dan dana non fisik.

Misalnya sambung Wako Dinas Kesehatan (Dinkes). Yang termasuk program unggulan di Dinkes adalah peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara proaktif, penanggulangan penyakit menular dan penguatan pelayanan jaminan kesehatan.
Selain itu Dinkes juga harus meningkatkan program sadar sehat serta pemanfaatan Dana Alokasi Kusus (DAK) untuk pembangunan Kota Lubuklinggau agar lebih baik.

Terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan per Januari 2020 yang dinilai memberatkan masyarakat sambung Wako, nantinya akan diadakan rapat dengan pihak BPJS. “Sebenarnya BPJS sangat bermanfaat untuk masyarakat dimana terjadi saling membantu antara yang mampu dan yang tidak mampu,” ucapnya.

Sedangkan program unggulan di Dinas Pendidikan, misalnya pendidikan gratis untuk masyarakat tidak mampu, pemberian pakaian gratis seperti seragam sekolah, sepatu dan tas bagi masyarakat tidak mampu dan peningkatan beasiswa.

Wako mengingatkan mengenai pakaian dinas ASN dilingkungan Pemkot Lubuklinggau harus diseragamkan warnanya, karena dari pantauannya pakaian dinas yang dipakai ASN tidak terlihat seragam karena warna kuningnya berbeda-beda. “Pengadaan pakaian dinas di masing-masing OPD boleh saja tetapi warnanya harus ada standarisasi,” pungkas Wako. (*)

Sumber: Diskominfo Lubuklinggau

Rekomendasi Berita