oleh

SMPN 6 Sukses Adakan Simulasi UNBK

LUBUKLINGGAU – SMPN 6 Kota Lubuklinggau sukses mengadakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri. Simulasi UNBK diadakan selama empat hari, tepatnya Senin-Jumat (4-8/2), diikuti 194 pelajar kelas IX.

SMPN 6 Kota Lubuklinggau memiliki 65 unit komputer ditempatkan di dua ruangan, simulasi diadakan tiga season setiap harinya tepatnya dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Ada empat mata pelajaran yang disimulasikan, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kepala SMPN 6 Kota Lubuklinggau, Nila Elmiaty didampingi Wakil Kepala (Waka) Kurikulum, Sriatun kepada wartawan Jumat (8/2) mengatakan UNBK akan diadakan 22-25 April 2019 mendatang. Melalui simulasi ini pelajar SMPN 6 Kota Lubuklinggau dapat mempersiapkan diri lebih maksimal dalam menghadapi UNBK mendatang.

Selain itu juga dilakukan persiapan belajar secara kontinu, dan guru mata pelajaran juga menerapkan jam belajar tambahan.

“Melalui simulasi ini anak-anak sudah mendapatkan gambaran soal yang akan keluar saat pelaksanaan UNBK April 2019 mendatang, apalagi soal yang ada di simulasi ini 10 persen akan masuk dalam UNBK,” ungkap Sriatun.

TINJAU: Kepala SMPN 6 Kota Lubuklinggau, Nila Elmiaty saat meninjau simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Selama simulasi UNBK ada beberapa kendala, seperti sebagian pelajar yang masih canggung dalam penggunaan komputer. Hal ini disinyalir dampak dihapuskannya mata pelajaran Teknologi Informatika Komputer (TIK) dalam Kurikulum 13 (K13), oleh sebab itu pasca simulasi UNBK ini SMPN 6 Kota Lubuklinggau akan memberikan pelajaran tambahan TIK.

Untuk persiapan lainnya seperti menambah daya listrik manjadi 25 amper, optimal jaringan wifi, dan optimal perangkat komputer.

“Dalam satu ruangan UNBK kami memiliki satu orang teknisi, saru orang operator, dan dua orang pengawas,” tambah Sriatun

Sriatun berharap para pelajar dapat mempersiapkan diri secara maksimal, selain itu para wali murid juga diminta berperan dalam mengawasi anak-anaknya agar bisa memanfaatkan waktu untuk belajar. (nia)

Rekomendasi Berita