oleh

SMPN 4 Lubuklinggau Kurban Empat Sapi

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Tiga sapi disembelih sebagai hewan kurban para guru SMPN 4 Lubuklinggau. Sapi tersebut dibeli dengan uang arisan kurban yang setiap bulan dikumpulkan oleh panitia.

“Ada 21 guru yang mengikuti arisan ini. Per bulan masing-masing dari guru menyerahkan iuran Rp 200 ribu. Setelah setahun, alhamdulillah dana yang terkumpul bisa untuk membeli tiga sapi,” tutur Kepala SMPN 4 Lubuklinggau, Hj Erlinda didampingi Ketua Panitia Kurban, H Azman Bainuri, Kamis (23/8).

Proses penyembelihan, pemotongan, hingga pembagian daging kurban dilakukan bersama-sama. Menurut Hj Erlinda, inilah momen yang positif untuk saling berbagi dan bahu-membahu dalam kebaikan.

“Daging sapi ini selain diberikan untuk siswa kurang mampu, warga sekitar sekolah, peserta kurban, untuk guru dan panitia. Untuk daging sapinya saja, terkumpul 190 Kg. Ada 332 kupon daging yang sudah dibagikan,” imbuh Erlinda.

Menurut Erlinda, 1438 Hijriah memang arisan kurban sempat vakum. Dan ia bersyukur, bisa kembali aktif di tahun ini.

Erlinda menerangkan, banyak hal yang membuat guru-guru SMPN 4 Lubuklinggau menunaikan ibadah kurban.

Menurutnya, Allah SWT selalu mempunyai alasan yang sangat kuat untuk memerintahkan para hambanya (manusia) untuk berkurban. Dengan adanya kurban ini kaum muslim yang kurang mampu juga ikut merasakan bagaimana indahnya islam dengan adanya hari kurban tersebut.

Ia juga menjelaskan, dengan berkurban keikhlasan dari manusia itu pastinya diuji, diuji dari sifat rakus dan tamak akan harta dunia yang mereka senangi. Kurban itu berarti memberikan apa yang telah kita cintai (duniawi) serta apa yang kita sayangi, dalam hal ini adalah harta yang kita miliki, yakni dengan cara berkurban tersebut.(02)

Rekomendasi Berita