oleh

SMPN 2 Terpaksa Tolak Ratusan Calon Siswa

Pendaftar Membludak

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – SMPN 2 Model Lubuklinggau telah mengumumkan nama-nama calon siswa baru yang diterima tahun ajaran 2018/2019, Selasa (9/7). Selain melalui website SMPN 2 Lubuklinggau via online, pengumuman juga disampaikan secara manual di papan Majalah Dinding (Mading) sekolah.

Kepala SMPN 2 Model Lubuklinggau Parman mengungkapkan tahun ini PPDB SMPN 2 secara online dengan sistem perankingan.

“Jadi yang lulus dan diterima jalur PPDB reguler ini kalkulasi nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)-nya memenuhi standar SMPN 2 Model Lubuklinggau. Nilai yang tertinggi 266,58 atas nama Risda Rahma alumni SDN Pelawe. Sedangkan nilai siswa terendah yang diterima 234,07 alumni SDN 41 Lubuklinggau,”ungkapnya.

Tahun ini, untuk PPDB jalur reguler SMPN 2 hanya menerima 6 Rombongan Belajar (Rombel), dengan 32 siswa per Rombel, jadi jumlah keseluruhan 192 siswa dikurangi 7 siswa yang merupakan siswa berprestasi utusan dari Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau. Sehingga siswa yang diterima di jalur reguler ini berjumlah 185 siswa yang pilih sesuai dengan sistem perangkingan,”jelasnya.

Sebelum jalur reguler ini dilaksanakan, SMPN 2 Model telah mengadakan jalur Penerimaan Prestasi Akademik (PPA) dan jalur Penerimaan Prestasi Non Akademik (PPNA) Maret 2018. Di mana jalur PPA dan PPNA ini sudah disetujui oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau.

“Untuk jalur PPA maupun PPNA kita mengundang siswa berprestasi seluruh SD Rayon SMPN 2. Untuk jalur PPA kita melaksanakan ujian pakek aplikasi, dan yang PPNA langsung diuji minat dan bakatnya. Adapun untuk jalur non akademik meliputi mengaji Alquran, seni tari, seni suara, musik, karate, silat, olahraga dan lainnya,”papar Parman.

Dari 95 kandidat jalur PPA dan 38 kandidat jalur PPNA, telah diterima siswa sebanyak 32 siswa jalur untuk PPA dan 31 siswa jalur PPNA.

Parman juga mengatakan pelaksanaan PPDB di SMPN 2 Model Lubuklinggau berjalan dengan lancar dan yang diterima sesuai dengan daya tampung sekolah serta sesuai dengan Juknis. Kemudian, setelah lulus para pelajar tersebut harus melaksanakan daftar ulang dan mengikuti pra masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada Sabtu (14/7).

“Selama tiga hari, akan dilaksanakan MPLS di mana mengangkat konsep pembangunan karakter anak dan dipastikan tidak akan peloncoan. Karena guru sendiri, yang akan membimbing para siswa baru tersebut,” tegasnya

Masih kata Parman, dalam MPLS selain anak-anak diajak untuk mengenali lingkungan sekolah juga ada kegiatan atau penyampaian materi terkait pembentukan karakter pelajar. (AE02)

Rekomendasi Berita