oleh

SMPN 1 Kiatkan Gerakan Literasi

LUBUKLINGGAU – Setiap tahun Harian Pagi Linggau Pos berupaya meningkatkan minat baca para pelajar. Salah satu upayanya dengan menggelar lomba yang bertajuk ‘Baca Linggau Pos Bersama’.
Sama seperti halnya Linggau Pos, SMPN 1 Lubuklinggau pun ada program literasi. Dalam satu hari ada waktu khusus yang digunakan untuk membaca Alquran dan Surah Yasin.

Sedangkan tiga harinya siswa-siswi membaca buku-buku pelajaran materi atau yang telah disiapkan oleh anak itu sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Kepala SMPN 1 Lubuklinggau, Yani Jinawar, Senin (28/1).

“Literasi ini sudah berjalan dari beberapa waktu lalu, dan dilaksanakan setiap 15-20 menit sebelum memulai kegiatan pelajaran pertama,” jelasnya.

Yani berharap kegiatan ini dapat menggalakkan para pelajar agar lebih gemar dan giat membaca. Serta bisa menjadikan membaca menjadi sebuah kebiasaan atau pembiasaan yang menyenangkan di sekolah. Karena dengan membaca pengetahuan mereka pun akan lebih meningkat dan berkembang.

Selain itu, dikatakannya, SMPN 1 juga setiap tahun mengadakan lomba literasi, di mana kegiatan anak akan membaca kurang lebih 15 menit sebelum kegiatan belajar. Dan kegiatan literasi inilah yang akan dilombakan di SMPN 1 Lubuklinggau.

Tidak hanya itu, sebagai sekolah rujukan, SMPN 1 juga memiliki program pembuatan karya inovatif seperti program 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle), di mana pada program ini pihak sekolah akan memberikan dukungan kepada siswa dan guru untuk media pembelajaran dalam pembuatan karya inovatif. Serta beberapa program lainnya yang tentunya untuk pengembangan potensi anak didik di bidang akademik dan non akademik serta 12 ekstrakulikuler yang ada di SMPN 1, diantaranya Voli, Basket, Catur, Pencak Silat, Tari, English Club, Jurnalistik, Paduan Suara, Rohis, Paskibra, Pramuka, dan PMR.

Dan mengenai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tahun ini SMPN 1 akan kembali melaksanakan UNBK, yang diikuti 347 siswa-siswi SMP Negeri 1 Lubuklinggau di SMK Negeri 1 Lubuklinggau.

Yang mana pelaksanaan simulasi pertama pada 20-21 Desember 2018 lalu, telah berlangsung lancar dan sukses. Dan simulasi tahap kedua akan dilaksanakan pada Februari 2019 dan simulasi ketiga pada Maret 2019.

Dikatakan Yani, sama seperti tahun sebelumnya, simulasi ini merupakan salah satu persiapan yang diberikan pihak sekolah kepada siswa guna menghadapi UNBK tahun 2019.

“Selain itu, kita juga akan mengadakan les tambahan yang akan dimulai pada akhir bulan ini. Les tambahan ini juga persiapan anak-anak guna menghadapi UNBK yang akan dilaksanakan selama 2 bulan. Dan les tambahan ini semuanya gratis, karena dibiayai sekolah,” ungkapnya.

Yani berharap, setiap rangkaian pelaksanaan UNBK tahun inipun dapat berjalan dengan lancar, dan semua siswa-siswi SMPN 1 Lubuklinggau dapat melaksanakannya dengan baik.

“Kita berharap tahun ini SMPN 1 Lubuklinggau tetap meraih nilai UNBK tertinggi di antara sekolah negeri lainnya,” harapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kepala beserta keluarga besar SMKN 1 Lubuklinggau yang kembali menerima siswa-siswi kita untuk ikut melaksanakan UNBK di SMKN 1 Lubuklinggau. Serta membantu SMPN 1 dalam pelaksanaan UNBK perdana ini. Karena tanpa kerja sama yang baik antara SMKN 1 dan SMPN 1, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar. (rrf)

Rekomendasi Berita