oleh

SMKN 4 Terpaksa Tolak Siswa

LINGGAU POS ONLINE – Tahun ajaran 2019-2020, animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke SMKN 4 Lubuklinggau sangat tinggi. Tahun 235, SMKN 4 Lubuklinggau menerima 235 siswa baru, bahkan mereka menolak lantaran ruang kelas yang tidak memenuhi. Demikian disampaikan, Kepala SMKN 4 Lubuklinggau, Heri Jumiati didampingi Rinto Guelesmal selaku Ketua Jurusan TSM.

“Untuk tahun ini, jumlah siswa baru kita memang mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Dan pelajar yang mendaftar ke sini, memang ingin melanjutkan di SMKN 4 bukan sisa dari sekolah lainnya,” ungkapnya, kemarin.

Heri menjelaskan, meningkatkan animo tersebut lantarannya banyak alumni dari SMKN 4 Lubuklinggau yang terserap dalam dunia kerja. Tidak hanya itu saja, bahkan ada juga yang membuka usaha sendiri dengan skill yang diperoleh selama belajar di sekolah. Bahkan, menurutnya untuk mencari alumni dari SMKN 4 Lubuklinggau sendiri sangat susah lantaran semuanya sudah kerja baik di pulau Sumatra maupun pulau Jawa.

“Kita lihat sekarang ini, 80 persen alumni kita sudah bekerja. Jadi lulus dari sekolah, mereka langsung kerja bahkan ada yang ditarik langsung oleh dunia usaha dan dunia industri tempanya melaksanakan Prakerin. Baru-baru ini saja, pihak dari Anugrah Kencana meminta empat alumni kita untuk bekerja di sana, tetapi yang ada hanya dua orang karena semuanya sudah bekerja,” jelasnya.

Selain itu, memang kualitas pengajar atau guru SMKN 4 Lubuklinggau juga tidak kalah saing. Karena, mampu mencetak alumni-alumni yang berkompeten dan berdaya saing dan unggul. SMKN 4 Lubuklinggau, juga banyak melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan dunia usaha dan dunia industri. Bahkan kemampuan siswa, juga dapat terlihat dengan prestasi yang telah diukir salah satunya juara III lomba skill contest Se Suamtra.

Prestasi tersebut, guru dan alumni SMKN 4 Lubuklinggau mengikuti ujian kompetensi untuk melihat kompeten atau tidaknya guru dan alumni. Dari 30 Sekolah Se-Sumatra Selatan yang mengikuti ujian tersebut, lima sekolah dinyatakan lulus atau termasuk berkompeten dan salah satunya SMKN 4 Lubuklinggau. Kegiatan tersebut, tidak sampai di situ saja akan berlanjut ke Jakarta dan jika lulus lagi maka gurunya akan menjadi assesor.

“Pada prinsipnya jika kita ingin melahirkan SDM yang berkualitas, tentunya tenaga pengajarnya juga harus berkompeten. Dan alhamdulillah, guru-guru kita sangat berkompeten apalagi kami juga sering mengikutsertakan mereka dalam berbagai pelatihan baik di Kota maupun luar Kota,” ucap Heri.

Untuk kedepannya, Heri menyampaikan mereka akan terus meningkatkan mutu sekolah sehingga kepercayaan masyarakat itu tidak hilang bahkan semakin tinggi. Bahkan, mereka telah menyiapkan berbagai terobosan baru untuk kemajuan SMKN 4 Lubuklinggau. SMKN 4 Lubuklinggau sendiri, memiliki tiga jurusan yakni teknik sepeda motor, kelistrikan dan perbankan syariah. (rls/rrf)

Rekomendasi Berita