oleh

SMK Yadika Dukung Kampanye Anti Narkoba

SEBAGAI sekolah yang memiliki fasilitas lengkap, SMK Yadika kerap kali jadi tuan rumah penyelenggaraan acara-acara. Baik yang bersifat membutuhkan komputer maupun even olahraga.

Seperti pada Tournament Futsal Penggiat Anti Narkoba Tingkat SMP dan SMK Sederajat se-Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (27/1).

SMK Yadika dipilih oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai tempat penyelenggaraan Tournament Penggiat Anti Narkoba tersebut.

“Alhamdulillah di kompleks SMK Yadika Lubuklinggau ini, berfasilitas sport centre. Di dalamnya ada lapangan futsal indoor. Kami berterima kasih BNN Kota Lubuklinggau berkenan memilih SMK Yadika sebagai tuan rumah kegiatan ini. Pada dasarnya, kami selalu serius dalam mendukung BNN dalam mencegah generasi muda terpengaruh bahaya Narkoba. Ini salah satu wujud keseriusan kami itu,” terang Kepala SMK Yadika Lubuklinggau CH Ibramsyah, didampingi Kepala SMA Yadika Lubuklinggau, Ikhsan Amin, kemarin.

Pembukaan acara ini ditandai dengan penabuhan mini doll oleh Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho, CH Ibramsyah, Ikhsan Amin, dan jajaran tamu undangan lain.

Menurut CH Ibramsyah, ‘Musuh Besar’ bangsa saat ini adalah Narkoba. Jika tidak bersama-sama dalam memeranginya, ia khawatir kelak Indonesia akan krisis pemimpin. Karena anak muda jaman sekarang jadi sasaran empuk sindikat pengedar narkoba.

“Saya yakin, dengan memberikan wadah berupa tournament futsal, bisa memberikan kesibukan yang positif untuk generasi muda kita. Sehingga mereka memiliki komunitas yang bisa membangun potensi. Sehingga tidak ada celah lagi untuk meladeni iming-iming para pengedar narkoba,” jelasnya.

CH Ibramsyah memastikan, soal pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, masyarakat tak bisa hanya berpangku tangan pada BNN maupun aparat.

“Oleh karena itu, kita mulai dari dunia pendidikan, masyarakat, tokoh muda, tokoh masyarakat maupun tokoh agama harus bisa ambil bagian sesuai kemampuan kita, semaksimal mungkin menjadi pelopor bagi anak, keluarga, maupun orang-orang terdekat kita, agar tidak terjebak pada rayuan manis pengedar Narkoba. Benteng itu, selain penguatan dari sisi agama, yakni motivasi/perhatian yang terus menerus, juga memberikan wadah kegiatan yang positif. Tournament misalnya,” imbuh CH Ibramsyah.

Sambutan yang disampaikan CH Ibramsyah diapresiasi AKBP Edy Nugroho. Ia mengaku sangat bangga, melihat antusiasme para penggiat anti narkoba dari tingkat SMP dan SMA sederajat yang terlibat dalam kompetisi ini. Ia berharap, kegiatan ini bisa jadi inspirasi bersama, bahwa masih banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan. Agar tidak terlibat pelanggaran hukum dan penyalahgunaan narkoba.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita