oleh

SMAN 3 Juara I Lomba Tari Tingkat Provinsi

LINGGAU POS ONLINE, PALEMBANG – Wajah Juliana Sinta, Venny Apriliyola, Nia Suzeta, Maya Sari, Nadya Tu Syarifah, dan Dini Ariyani berbinar-binar. Enam siswi yang tergabung dalam Sanggar Seni Sinergi ini baru saja mengharumkan nama sekolah, SMAN 3 Lubuklinggau. Mereka menjadi Juara I Festival Tari Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang diadakan di PSCC Palembang Icon, Sabtu (31/3).

Kepala SMAN 3 Lubuklinggau Siti Dahniar mengapresiasi perjuangan peserta didiknya itu. Ini, kata Siti Dahniar, tidak terlepas dari kegigihan Pembina Ekstrakulikuler Sanggar Seni Sinergi, Dian Purnama.

Saat dibincangi Linggau Pos, Dian Purnama yang juga Penata Rias dan Busana didampingi Penata Tari Chintia Gustiani Putri dan Penata Musik, Erik Stefen menjelaskan, sebuah kesyukuran tersendiri bisa mencapai prestasi ini.

“Karena kami bersaing dengan sanggar-sanggar yang terbilang besar. Bahkan, rata-rata kompetitor kami itu mahasiswa. Karena kami ikut festival ini Kategori Umum,” tutur Dian Purnama.

Dalam kesempatan itu, siswi SMAN 3 Lubuklinggau menari tentang ibu yang menyayangi anak-anaknya. Namun, malah disiksa oleh anak-anaknya hingga sang ibu tak tahan.

Akibatnya, sang ibu mengeluarkan sumpah kutukan bagi anak-anak ini.

“Tari yang ditampilkan anak-anak kami ini, mengandung pesan agar kita senantiasa menaati dan mencintai ibu. Sekalipun kita tidak bisa membalas seluruh jasa beliau. Namun setidaknya, kita tidak menyakiti hati beliau. Dan selalu memberikan perhatian bagi ibu,” jelasnya.
Dian berharap, prestasi ini bisa jadi penyemangat. Pasalnya, banyak kompetisi yang akan mereka ikuti ke depannya.

“Alhamdulillah untuk tahun 2018, ini sudah prestasi kedua yang kami capai. Di SMAN 2 Lubuklinggau awal Maret lalu kami dapat Juara II. Dan alhamdulillah, ini Juara I. Semoga bisa mempertahankannya,” tutur Dian.(02)

Rekomendasi Berita