oleh

SMAN 1 Lubuklinggau Sosialisasikan Kegiatan Sekolah Rujukan

LINGGAU POS ONLINE, PELITA JAYA – Sejak 2016, SMAN 1 Lubuklinggau ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebagai sekolah rujukan. Oleh karena itu, Kepala SMAN 1 Lubuklinggau Zulkarnain gencar melakukan sosialisasi tentang kegiatan program sekolah rujukan.

Sosialisasi yang berlangsung di Aula SMAN 1 Lubuklinggau, Jumat (24/8) dihadiri pengurus komite dan dewan guru SMAN 1 Lubuklinggau. Menurut Zulkarnain, sosialisasi tersebut penting dilakukan, agar orang tua, guru dan sekolah bisa bersinergi dalam menyukseskan program layanan pendidikan, terlebih dengan status telah menjadi sekolah rujukan.

Jadi, jelas Zulkarnain, didampingi Waka Peningkatan Mutu, Yeni Yulizah kegiatan sekolah rujukan itu ada lima poin khusus.

Pertama yang wajib dilakukan adalah koordinasi dan sosialisasi sekolah rujukan. Lalu penguatan mutu SDM dengan menggelar bimbingan teknis tentang sekolah rujukan melibatkan kepala sekolah dan wakil kepala.

“Kedua, diadakan In House Training (IHT) sebagai upaya pemenuhan dan peningkatan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dengan IHT tujuannya pengembangan penjaminan mutu internal, pengembangan RPP berbasis keterampilan 4C, implementasi e-Raport, pengembangan pembelajaran dan penilaian HOTS, penyusunan naskah dan aplikasi e-Modul dan pembuatan video pembelajaran untuk belajar bersama,” papar Zulkarnain.

Sebagai sekolah rujukan, SMAN 1 Lubuklinggau juga memiliki program kebijakan sesuai dengan arah Kemdikbud, yakni penguatan pendidikan karakter, pelaksanaan pemantapan kewirausahaan, pemantapan literasi sekolah, dan sosialisasi literasi.

“Dan kami juga punya program unggulan. Ini juga yang kami sosialisasikan kepada komite dan orang tua. Bahwa setiap peserta didik SMAN 1 Lubuklinggau ini harus memahami sistem pengelolaan sampah, kami juga memberikan bimbingan khusus pengelolaan kolam ikan dan seni. Besar harapan kami, dengan modal ilmu dari SMAN 1 Lubuklinggau ini, siswa-siswi SMAN 1 punya pola pikir yang lebih maju dan jiwa entrepreneurship-nya terasah sejak dini,” harap Zulkarnain.

Sosialisasi yang terus dilakukannya terhadap komite dan dewan guru diharapkan bisa berdampak positif pada progres kemajuan SMAN 1 Lubuklinggau sebagai sekolah rujukan di Provinsi Sumatera Selatan .(02)

Rekomendasi Berita