oleh

Siswi SMA Tewas Dimutilasi

Pelaku Diduga Pacar Sendiri

BENGKULU – Masyarakat heboh dengan ditemukannya sosok mayat perempuan. Mayat tersebut diduga kuat bernama Auzia Umi Detra. Gadis yang dikabarkan hilang sejak Kamis, 1 Februari 2018 itu, jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan terpisah-pisah dalam empat bagian.

Siswi kelas XI SMA Negeri 4 Bengkulu, yang karib dipanggil Tara itu merupakan putri Hasmi Edi, ASN Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.

Menurut Hasmi, sebelum dikabarkan menghilang, Tara pergi berangkat sekolah menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dengan Nopol BD 3187 PJ.

Setelah itu ia tak pernah pulang dan tak ada kabar tentang keberadaannya.

Namun sehari setelah Tara menghilang, motor yang dikendarai Tara ditemukan Jumat (2/2) di kawasan lapangan golf Bengkulu.
Meski motor yang ditemukan terparkir di lokasi tak menggunakan plat nomor.

Kecurigaan warga, langsung melaporkannya ke Polsek Gading Cempaka untuk melakukan pengecekan. Ternyata, cocok dengan kunci cadangan yang dimiliki keluarga Tara.

Pihak kepolisian dibantu keluarga, melakukan penyisiran di sekitar penemuan motor, namun 2 Februari 2018 lalu belum ada tanda-tanda keberadaan Tara.

Berita hilangnya gadis cantik itu menghiasi berbagai media lokal dan media sosial.

Sementara itu, terduga pelaku DM (17) yang tak lain adalah pacar korban sendiri. Ns tercatat sebagai siswa SMA Negeri 7 Bengkulu, dibekuk tim Opsnal Jatanras Polda Bengkulu Selasa malam (6/2). Pelaku telah diamankan di Polda Bengkulu.

Menurut keterangan DM, Pelaku memang membunuh korban tidak sendiri melainkan satu temannya lagi yang masih buron.

Pelaku DM mengakui menghabisi nyawa pacarnya pada Kamis sore (1/2) . Dimana sebelumnya kedua sejoli ini berjanji bertemu seusai jam sekolah.
Polisi belum bisa mengungkap motif pembunuhan dengan cara mutilasi tersebut.

Pengungkapan kasus pembunuhan ini berawal dari keterangan teman korban yang mengarah pada DM. Kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan di tempat kos pelaku.

Saat penggeledahan tercium bau yang tidak enak. Penyidik lalu mencari tahu asal bau tak sedap tersebut. Akhirnya ditemukanlah tikar yang ada bercak darah.

Saat diinterograsi mengenai tikar itu, pelaku awalnya tidak mau mengaku. Setelah diinterograsi lebih mendalam barulah DM mengakui perbuatannya.
Polisi kemudian meminta DM menunjukkan lokasi jenazah pacarnya itu. Saat ditemukan tubuh korban terlihat dimutilasi. Polisi juga menemukan barang bukti lain seperti tikar dan gunting yang telah dipakai menghilangkan nyawa korban.

Dari bukti itulah Polisi menetapkan pelaku DM sebagai tersangka.

Jasad Tara ditemukan Rabu (7/2) di Semak Belukar Lentera Merah Pulau Baai Bengkulu.

Saat ditemukan mayat dalam kondisi yang mengenaskan terpisah dalam empat bagian masih mengenakan seragam batik dan training sesuai keterangan keluarga korban.

Isak tangis keluarga mengiringi kedatangan mayat siswi cantik ini.

Jenazah Tara sempat dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan visum. Menurut penuturan salah satu kerabat. Korban dilihat dari ciri-cirinya mayat tersebut memang benar adalah tara.

“Dari dilihat ciri-cirinya sebelum menghilang, memang benar mayat tersebut adalah Tara. Dan kami selaku keluarga meminta kepada pihak kepolisian agar menghukum pelaku seadil-adilnya terkait pembunuhan yang keji ini,” tutur Efendi.

*** Dipukul Pakai Palu

Dari keterangan Polisi, DM menghabisi nyawa korban dengan palu dan gunting.

“Iya pakai palu,” sebut DM, terduga pelaku di Polda Bengkulu saat ditanya Dir Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Pudyo Hariono, Rabu (7/2).

Dari data dihimpun, diduga motif sementara pembunuhan karena faktor ekonomi. Hal itu berdasarkan keterangan DM, di mana terduga pelaku nunggak membayar kos. Selain itu, muncul dugaan korban juga dicabuli sebelum dibunuh, sebab terduga pelaku tak lain adalah kawan dekat korban. Sebelum meninggal, korban diketahui memiliki perhiasan emas dan smartphone.

Pihak Kepolisian sudah mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya tikar yang terdapat bercak darah dan gunting di lokasi jenazah ditemukan. Pelaku menghabisi nyawa korban sudah hampir sepekan lalu, yakni pada Kamis (1/2). Sebelum dihabisi nyawanya, korban dan terduga pelaku sudah janjian untuk bertemu. (Net)

Komentar

Rekomendasi Berita