oleh

Siswi MTsN 1 Juara 3 MHQ se-Sumsel

Wisuda Santri Angkatan II

PALEMBANG – Siswi MTsN 1 Lubuklinggau berprestasi kancah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Ia adalah Nadillah yang meraih Juara 3 Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) tingkat MTs dalam Wisuda Santri Karantina Angkatan II, Rumah Tahfidz Ash-Sholihin Binaan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumsel, Senin (17/12).

Kepala MTsN 1 Lubuklinggau, Hedi Herdiana mengatakan ada dua siswinya yang diwisuda Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zabidi bersama 49 santri Tahfizh Alquran se-Sumsel.

“Alhamdulillah, yang Nadillah Juara 3 MHQ tingkat MTs. Prestasi ini jadi penyemangat siswa siswi MTsN 1 agar lebih semangat lagi dalam menghafal Alquran,” katanya.

Pada angkatan sebelumnya, kata Hedi, hanya satu siswa MTsN 1 Lubuklinggau atas nama Muhammad Hafiz yang berhasil lolos seleksi mengikuti karantina Tahfidz Quran Angkatan I.

“Banyak proses yang harus dilalui para penghafal Alquran dari MTsN untuk bisa mengikuti karantina Rumah Tahfidz Ash-Sholihin. Sebelumnya mereka diseleksi tingkat madrasah, setelah terpilih beberapa orang, baru diikutkan dalam seleksi tingkat Sumsel. Khusus Angkatan III ada 4 siswa yang kami kirim, dan berhasil lolos tingkat Sumsel untuk mengikuti karantina dua orang,” jelasnya.

Anak-anak yang lolos ini, lanjutnya, akan dikarantina selama satu bulan penuh untuk menghafal Quran di Rumah Tahfidz Ash-Sholihin Binaan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumsel. Setiap bulannya diadakan Wisuda Tahfidz.

“Tidak ada target khusus untuk anak-anak yang dikarantina, karena anak-anak yang dikarantina memang yang sudah seorang Hafidz Quran, dan biasanya setelah mengikuti karantina ini, hafalan mereka bisa menjadi 3-7 juz,” ungkapnya.

Hedi juga mengucapkan terima kasih kepada pembina Rumah Tahfidz MTsN 1 Lubuklinggau, Iqram dan para pembimbing Desnal, Adi Hidayah dan Nurhayati yang telah membimbing anak-anak dalam menghafal Alquran.

“Saya berharap kepada anak-anak agar lebih giat dan semangat dalam menghafal Alquran, kalau bisa semua siswa MTsN 1 Lubuklinggau outputnya minimal bisa hafal 3 Juz Alquran,” harapnya. (rrf)

Rekomendasi Berita