oleh

Siring Desa Mekar Sari Ambrol Lagi

Kualitas Pengerjaan Drainase Asal-asalan

Pembangunan drainase di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir diduga asal-asalan. Oleh karena itu, baru saja selesai dibangun, drainase ini ambrol lagi.

Laporan Aspin Dodi, Rawas Ilir

DRAINASE di Desa Mekar Sari itu dibangun dengan dana APBD Muratara tahun 2017. Diberitakan sebelumnya, bangun siring tersebut pernah ambrol di satu titik. Setelah bagian yang ambrol diperbaiki, namun baru-baru ini di titik yang lain siring ambrol lagi.

Hal ini semakin menguatkan dugaan masyarakat yang menyatakan seluruh kualitas bangunan drainase tersebut buruk bahkan keropos, karena dikerjakan asal-asalan oleh pemborong yang mementingkan keuntungan pribadi.

Pemuda Desa Mekar Sari, Dudi Mardi mengungkapkan, keyakinannya semakin kuat bahwa pengerjaan siring itu tidak sesuai perencanaan. Ia menegaskan, fakta berbicara, bangunan baru selesai dikerjakan tapi sudah kembali rusak.

“Dem aku kato, kemarin, kalau bangunan siring di desa kami ini diragukan kualitasnya, tapi pemerintah tidak percayo,” ucapnya, Sabtu (20/01).

Menurutnya, kalau pihak kontraktor hanya memperbaiki bagian yang rusak saja, maka tidak menutup kemungkinan bagian bangunan yang lainnya dalam waktu dekat ini akan rusak juga.

“Sekarang terbukti kan ado yang ambruk lagi, inilah bukti bahwa bangunan itu keropos, logikanya di titik itu tempat pemukiman masyarakat be keropos, apalagi di titik yang lainnya pasti keropos semua,” sebutnya.

Dudi berharap, kedepan supaya pemerintah menunjuk pihak kontraktor yang berkualitas, sehingga setiap bangunan yang dikerjakan, manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.

Oleh sebab itu, Dudi meminta kepada Pemkab Muratara, melalui instansi terkait, untuk benar-benar mengkroscek bangunan siring tersebut secara keseluruhan, bukan sekedar memperbaiki titik yang rusak saja.

“Apalagi biasanya proyek itu ada masa pemeliharaannya selama enam bulan, nah warga minta kepada instansi terkait supaya menyuruh pemborongnya agar siring ini diperbaiki secara keseluruhan,” pintanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Muratara, Amri Sudaryono menyanyangkan kembali ambrolnya drainase di Desa Mekar Sari.

“Sebelumnya sudah aku omong samo Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Muratara, itulah kalau baseng milih kontraktor, jangan dari luar, berdayakan dari daerah,” ucapnya, Minggu (20/1).

Kepada pihak pelaksana mengingat masih masa pemeliharaan untuk, memperbaiki siring yang rusak tersebut.

“Mengingat ini masa pemeliharaan, diharapkan untuk segera diperbaiki oleh pihak pelaksana,” tegasnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita