oleh

SiPaDi Bantu Cegah KLB

LINGGAU POS ONLINE- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas (Mura) kedepan akan memantau penyakit yang berkembang di masyarakat. Melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini (SiPaDi), yang bisa di download bebas oleh masyarakat Mura melalui playstore di handphone Android.

Kepala Dinkes Mura, Hj Miftahululmi didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Edwar Zuliyar melalui Kasi Surveilans Imunisasi dan Kesehatan Khusus, Ari Winarko menjelaskan dalam aplikasi itu masyarakat, rumah sakit mandiri hingga dokter praktik swasta, dapat melaporkan setiap penyakit yang diderita masyarakat, terutama penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Tujuannya, agar kami tahu dan dapat melakukan langkah antisipasi terhadap penyakit yang berpotensi KLB,” kata Ari Winarko, Kamis (5/12).

Terlebih, berdasarkan pengamatannya tidak semua masyarakat yang sakit, datang berobat ke Puskesmas. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat berperan dalam pencegahan penyakit yang berpotensi KLB tadi, dengan melaporkannya ke web. Selanjutnya, tim dari Dinkes Mura akan melakukan penanganan sesuai dengan Protap yang sudah ditentukan.

Bahkan saat ini, pihaknya telah menaikan nota dinas ke Bupati Mura, H Hendra Gunawan untuk mengambil kebijakan dengan mengeluarkan surat edaran kepada, Camat, Kades hingga Lurah, untuk mendownload aplikasi SiPaDi. Dengan harapan, para pemangku kebijakan tadi dapat memberikan sosialisasi kepada warganya, untuk melaporkan setiap penyakit yang diderita warganya. Sehingga penyakit-penyakit yang berpotensi KLB bisa ditanggulangi dengan cepat.

Adapun penyakit yang berpotensi KLB tersebut, yakni Demam Berdarah Dangue (DBD), malaria, campak, difteri, antraks flu burung, pertusis atau batuk rejan, kasus gigitan hewan menular, keracunan makanan, gizi buruk, stunting dan KLB diare.

“Kondisi KLB penyakit ini harus dilaporkan dalam waktu 1×24 jam,” jelasnya.

Laporan Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita