oleh

Simulasi UNBK, Siswa Jangan Panik

LINGGAU POS ONLINE, KALI SERAYU – Senin (13/11) 256 siswa siswi kelas XII MAN 1 Model Lubuklinggau mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahap pertama secara nasional.

Kepada Linggau Pos, Kepala MAN 1 Model Lubuklinggau Taslim mengungkapkan pelaksanaan perdana simulasi UNBK ini langsung terkoneksi dari pusat.

“Pelaksanaan simulasi ini terdiri dari 3 sesi, yang di mulai pukul 07.30 0-16.00 WIB,” katanya.

Taslim juga menjelaskan pada pelaksanaan simulasi tahap pertama ini, klien yang digunakan adalah laptop dari siswa-siswi yang dipinjam sementara. Karena klien berupa PC atau laptop untuk pelaksanaan UNBK mandiri MAN 1 masih menunggu realisasi dari pihak komite.

“Yang beberapa waktu lalu, pihak komite sudah sepakat untuk mendukung terlaksananya UNBK mandiri di MAN 1. Dan pemerintah juga yang dalam hal ini Kemenag Lubuklinggau rencananya juga akan turut mendukung pelaksanaan UNBK ini. Dan insya Allah pada simulasi tahap kedua nanti, sudah tersedia laptop ataupun PC sendiri,”jelasnya.

Mengenai hal lainnya, seperti server, jaringan,internet dan lainnya, Taslim mengatakan jika pihaknya sudah menyiapkan selama dua minggu sebelum simulasi ini. Bahkan pada tahap sinkronisasi pada 12 November lalu pun berjalan dengan lancar.

“Untuk server, kita sudah memiliki 3 server, di mana satu ruangan untuk satu server dengan kapasitas, ruangan pertama berkapasitas 36, ruangan kedua 32 kapasitas, dan ruang ketiga 30 kapasitas. Dan Alhamdulillah sejauh ini pelaksanaan simulasi UNBK tahap pertama ini berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala yang berarti apapun,” ungkapnya.

Dan , lanjutnya, untuk mengantisipasi khusus masalah pemadaman listrik, kami juga telah menyiapkan genset yang sudah disiapkan dimulai tahap simulasi UNBK tahap pertama.

“Untuk itu, pesan saya kepada anak-anak untuk tidak mengkhawatirkan hal-hal buruk yang terjadi pada pelaksanaan UNBK, karena kita pihak sekolah insya Allah akan mengatasinya. Kalian hanya diperlukan lebih giat belajar dan memanfaatkan kegiatan simulasi ini dengan sebaik-baiknya. Pasalnya simulasi ini sangat berguna untuk memperkenalkan serta mempersiapkan kepada siswa mengenai metode ujian terbaru yang baru pertama kali ini dilaksanakan,” paparnya.

Selain itu, dengan pelaksanaan simulasi ini diharapkan anak-anak jangan sampai tidak paham alur dari pelaksanaan UNBK nantinya.

“Serta pelaksanaan UNBK ini tentunya akan semakin meningkatkan integritas dan kejujuran suatu sekolah maupun siswa-siswinya,” tuturnya.

Sementara itu, teknisi pelaksanaan UNBK MAN 1 Model, Dedi Heriansyah menghimbau kepada siswa-siswinya agar tidak panik saat terjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK nantinya.

“Seperti ketika mati lampu, anak untuk tidak khawatir, karena apa yang sudah dikerjakan telah tersimpan dengan sendirinya di server. Jadi, ketika hidup lampu pengerjaan soal akan berlanjut dengan sendirinya,”ujarnya.

Dedi juga mengatakan pelaksanaan simulasi tahap pertama ini akan dilaksanakan selama tiga hari 13-15 November 2017, dan untuk hari pertama ini, anak-anak mengerjakan soal matematika dan bahasa Indonesia sebanyak 40 soal dengan durasi waktu dua jam. (AE02)

Komentar

Rekomendasi Berita