oleh

Simpan Motor Curian di Kuburan

LINGGAU POS ONLINE- Aksi RD (42) warga Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong cukup unik. Usai melakukan tindak pidana pencurian, pria itu menyimpan motor hasil kejahatannya di lokasi kuburan. Selang beberapa jam, tersangka mengambil kembali motor tersebut untuk dijual. Tersangka diamankan anggota Satreskrim Polres Rejang Lebong, Sabtu (9/11).

“Motor yang diambil didorong dan disembunyikan di semak-semak Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Rimbo, kemudian selang beberapa jam kemudian motor kembali diambil dan dibawa kabur,” Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim, AKP Andi Kadesma saat menggelar jumpa pers di halaman Polres Rejang Lebong, Rabu (13/11).

Dijelaskan Andi, kronologis kejadian bermula pada Kamis (7/11) sekitar pukul 17.00 WIB korban Rogen (18) pelajar warga Kelurahan Air Rambai Curup Tengah bertandang ke rumah rekanNya di kawasan Kelurahan Talang Rimbo Lama. Saat itu, korban memarkirkan kendaraan Honda Revo Nomor Polisi (Nopol) BD 2865 KS miliknya di teras rumah. Tak lama, korban kaget saat keluar rumah motor miliknya sudah tidak ada lagi. Akhirnya korban menyampaikan pada keluarganya dan melapor ke Polres Rejang Lebong.

Modus tersangka diduga pemain tunggal itu melakukan aksinya dengan cara mematahkan kunci stang.

“Kunci stang dipatahkan dengan cara diterjang pada bagian roda. Kemudian oleh tersangka motor didorong dan disembunyikan. Lalu dijual dengan harga sekitar Rp2 juta,” terang Andi.

Diakui Andi, saat ini terduga penadah motor curian yang dijual tersangka masih dalam penyelidikan petugas. Begitupun keterlibatan tersangka dalam kasus lain masih dalam penyelidikan dan pengembangan.

“Kalau pengakuan sementara masih terlibat di satu TKP, tapi kita masih kembangkan lagi,” ucap Abdi.

Sementara itu, RD saat dibincangi mengakui, aksi pencurian dilakukan dengan cara menendang bagian roda motor yang saat itu kondisinya terkunci stang. Selanjutnya didorong dan dihidupkan dengan mencabut kabel kontak.

Buruh bongkar muat itu juga mengaku motor hasil curian dijual dengan harga Rp2,8 juta.

Laporan Syamsul Ma’arif

Rekomendasi Berita