oleh

Sidang Video Conference, Sisca Sarangheo Bruut Dituntut Hukuman Seumur Hidup

-Hukum-1.816 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Terdakwa pembunuhan terhadap Muhammad Ipung Effendi alias Ipung Salon (60), yakni Apriyanto alias Wahab alias Sisca (39), dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda Hardika, dengan hukuman penjara seumur hidup.

Tuntutan JPU ini dibacakan dalam sidang menggunakan video conference, Kamis (26/3/2020), dimana Sisca tidak dihadirkan di dalam ruangan sidang, namun berada di Lapas Lubuklinggau. Sebagai bentuk antisipasi penyebaran corona.

Sementara JPU dan majelis hakim yang diketuai Iman Susanto didampingi Indra Lesmada dan Ferdinaldo hadir dalam persidangan. Dalam sidang itu, menurut JPU, Sisca yang juga dikenal dengan kalimat Sarangheo Bruut, dinyatakan bersalah melanggar pasal 340 KUHP, yakni pembunuhan berencana.

“Yang memberatkan terdakwa yakni terdakwa telah membuat saksi korban meninggal dunia, terdakwa sudah melakukan empat kali tindak pidana, terdakwa tidak melakukan perdamaian dengan keluarga korban,” kata Nanda Hardika sambil menjelaskan, adapun hal yang meringankan terdakwa yakni terdakwa mengakui perbuatannya.

Atas tuntutan itu, Penesahat Hukum terdakwa, Ayub Zakaria dan Edwar Antoni menyatakan akan mengajukan pembelaan. “Kami akan mengajukan pembelaan, secara secara tertulis,” kata Ayub Zakaria.

Majelis hakim Iman Susanto memberikan waktu satu pekan kepada penasehat hukum untuk menyiapkan pembelaannya. “Sidang akan kita lanjutkan pada Kamis 2 April 2020,”tutupnya.

Seperti diketahui, terdakwa Sisca terlibat melakukan tindak pembunuhan terhadap pemilik Salon Ipung bernama Muhammad Effendi alias Ipung pada Jumat 23 September 2019 lalu di Salon milik korban di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.(*)

Artikel ini sudah tayang di linggauklik.com dengan judul “Siska Sarangheo Dituntut Seumur Hidup Kurungan Penjara”

Rekomendasi Berita