oleh

Siapkan Siswa Raih Beasiswa di Unisa Yogyakarta

ADANYA program kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) dengan Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menjadi motivasi tertentu bagi seluruh sekolah menengah atas di wilayah Kabupaten Muratara.

Kenapa tidak, kampus yang berbasis Quran itu bekerja sama dengan Pemkab Muratara berupa beasiswa kuliah gratis dengan beberapa persyaratan salah satunya tahfiz Quran.

Kali ini, bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) ke-72, Pihak Unisa Yogyakarta turun langsung melakukan perlombaan Musabaqoh Hifzu Quran (MHQ) se-Kabupaten Muratara, Lubuklinggau dan Musi Rawas di SMA Negeri Muara Rupit, Sabtu (25/11).

Kepala SMAN Muara Rupit Kabupaten Muratara, Suprihartini menyambut baik terlaksananya lomba MHQ ini, karena menurutnya lomba ini sebagai salah satu upaya maupun cara penjaringan bakal calo mahasiswa-mahasiswi Unisa.

“Alhamdulillah pada penerimaan beasiswa kerjasama Pemkab Muratara dengan Pihak Unisa, dari sembilan yang kuliah di sana, empat dari Alumni SMA kita, kali ini dilakukan pencarian bibit hafiz untuk melanjutkan untuk perkuliahan di sana,” kata dia.

Lebih lanjut, Ketua MKKS Kabupaten Muratara, Suprihartini berharap peserta didiknya menyiapkan diri untuk memenuhi kriteria yang diharapkan Unisa, salah satunya dengan memperbanyak hafalan Quran.

“Mudah-mudahan ada anak didik kita yang mengikuti jejak seniornya yang sudah masuk lebih dulu dalam program kerjasama tersebut dengan mendapatkan beasiswa kembali,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Abd Rahman Wahid yang diwakili oleh Sekretaris, Ratnawati mengungkapkan terima kasih semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini khususnya rombongan Unisa.

Kerjasama dengan Unisa ini sudah dimulai 2016, berupa pengiriman sembilan putra putri Kabupaten Muratara untuk kuliah di sana, dengan mengikuti seluruh kriteria yang disyaratkan. Salah satunya hafal Alquran.

“Pelaksanaan lomba hafiz Quran ini salah satu upaya pencarian bakal calon mahasiswa di mana semakin banyak yang hafal maka semakin besar peluang mendapatkan beasiswa di kampus tersebut,” ungkapnya.

Terpisah para dewan juri yakni ustad Zainul Ma’arif, Ustad Habibullah dan ustad Sakban mengapresiasi atas program Unisa di mana mengutamakan Quran dalam perkuliahannya.

Dijelaskannya, dalam penilaian MHQ ada lima hal yang dinilai, yakni tajwid, mahroz huruf, kelancaran, akhlak dan keindahan. Namun yang harus diutamakan penilaian yang hafal dua dan Surat Al Baqoroh.

“Ke depan sesuai program Bupati sebagai bapak santri, kedepan menghasilkan generasi Quran. Dengan kerjasama dengan Unisa, diharapkan menjadikan masyarakat Muratara yang berkarakter Qurani,” katanya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita