oleh

Siapa yang Mau Menikah Denganku?

Sebut saja namaku Raja (23). Aku seorang pemuda dari orang yang tidak mampu, aku tinggal di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Saat ini sudah bekerja sebagai buruh bangunan.

Aku bertahan hidup dengan penghasilan dari bekerja buruh bangunan. Tidak jarang aku juga melakukan pekerjaan lain, untuk mencukupi kebutuhan hidupku seorang diri. Setelah kedua orang tua telah tiada sekitar 10 tahun lalu, akibat kecelakaan lalu lintas.

Walaupun aku hidup sendirian dan yatim piatu, tapi dalam benakku aku harus bisa hidup tanpa harus memerlukan bantuan dari orang lain.

Sejak kematian kedua orang tua ku, aku mulai bekerja menjadi buruh bangunan. Kadang-kadang juga mencari pekerjaan lain untuk bertahan hidup.

Padahal saat ayah dan ibuku masih ada, aku tidak melakukan pekerjaan ini, karena saat itu ayah dan ibuku bekerja menjadi buruh pemotong karet.

Saat ibu dan ayahku tiada, pastinya menyisakan luka mendalam bagi diriku, apalagi aku hanya hidup seorang diri dan tidak mempunyai saudara, karena sebelumnya saat ayah dan ibuku masih hidup.

Aku sempat disinggung oleh tetangga bahwa aku anak tunggal, dan tidak akan mempunyai saudara. Jujur kadang-kadang sepi hidup sendirian tapi mau gimana lagi walaupun ada saudara dari ayah ataupun ibuku masih terasa sepi.

Aku ingin menikah namun biaya hidupku belum cukup. Padahal usiaku sudah pantas untuk menjalin rumah tangga dan ingin mempunyai pendamping hidup agar tidak merasakan kesepian.

Tapi kembali lagi siapa yang mau menikah dengan seorang buruh bangunan, jangankan untuk menanggung hidup orang lain atau istri menanggung hidup sendiri masih kurang.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita