oleh

Setubuhi Anak Tiri Terancam 20 Tahun Bui

LUBUKLINGGAU – Perkara persetubuhan terhadap anak tiri, sebut saja Bunga (12), mendudukan terdakwa Fikrianto (31) warga Desa Suka Makmur SP 5 Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau sebagai terdakwa.

Sidang kasusnya dipimpin Hakim Syahreza Papelma SH,MH didampingi Hakim Anggota Indra Lesmana SH dan Andi Barkan SH,MH serta Panitera Pengganti Boy Hendra Kusuma SH.

Oleh JPU, ayah tiri ini didakwa melanggar Pasal 81 ayat (1), (3) Undang-Undang (UU) No.17 Tahun 2016 tentang perubahan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 76D UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara.

Sedangkan berdasarkan surat dakwaan JPU menyebutkan perbuatan terdakwa terjadi Selasa 20 September 2016 sekitar pukul 15.20 WIB. Bermula terdakwa baru pulang dari kebun dan melihat korban sedang tertidur di ruang tengah rumahnya. Melihat kondisi anaknya tersebut, sang ayah tiri mulai melancarkan aksi bejatnya dengan cara membuka celana korban dan aksi persetubuhan tersebut tidak bisa dihindarkan.

Saat itu, korban sempat terbangun lantaran merasa sakit di kemaluannya, lalu terdakwa berkata. ”Jangan diomong samo ibu, kalau diomong saya bisa cerai,” dan terdakwa melanjutkan mempersetubuhi korban.

Kemudian, beberapa hari kemudian, perbuatan terdakwa ini diketahui oleh istrinya, sehingga terdakwa ditangkap. (awj)

Rekomendasi Berita