oleh

Setiap OPD Harus Miliki Program Unggulan

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Tidak hanya Komisi I, rapat awal tahun, bersama mitra kerja pasca roling Alat Kelengkapan Dewan (AKD) juga dilakukan oleh Komisi II DPRD kabupaten Muratara. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II, Hermansyah Samsiar, Rabu (3/1).

Hermansyah mengaku, rapat awal tahun ini pun dihadiri seluruh mitra kerja mereka. Yakni Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Direktur RS, Bank Sumselbabel serta Kabag Ekonomi. Yang tidak hadir hanya Asisten II Setda Kabupaten Muratara, yang juga Kepala DPMPTST.

“Tujuan utama kita rapat kemarin, ingin bersilaturahmi serta saling mengenalkan diri. Karena kedepan, kita akan menjadi mitra. Lalu menjaga harmonisasi, sinergisitas serta menjalin komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Agar kedepan bisa saling mendukung, untuk mewujudkan program-program serta visi dan misi Bupati Muratara,” kata Hermansyah, Kamis (4/1).

Selain itu, dalam pertemuan itu juga pihaknya membahas rencana dan program kerja seluruh OPD yang menjadi mitra mereka tahun 2018.

“Saat pertemuan kita minta mereka menjelaskan secara lisan. Namun kita juga minta disusun, sampaikan program-program mereka pada tahun 2017 secara tertulis. Bagaimana penyerapan anggaran di instansi mereka, sejauh mana progres program-program mereka, berapa yang terealisasi, berapa yang tidak. Apa kendalanya, sehingga program tersebut tidak terealisasi,” ungkapnya.

Data-data seperti ini, menurutnya sangat penting untuk menjadi bahan mereka kedepan. Ketika ada yang belum terealisasi, tentunya bisa diketahui apa kendalanya, serta apa solusi kedepan agar program tersebut terealisasi sesuai rencana.

“Bahkan data mengenai pegawai, di masing-masing instansi kita minta. Karena untuk tindak lanjut kedepan, dalam rangka mewujudkan visi dan misi bupati data-data seperti ini sangat diperlukan,” ungkapnya kembali.

Beberapa upaya ini dijelaskannya, mereka lakukan semata-mata untuk meningkatkan peran dan fungsi dewan.

“Kita pun memberikan catatan serta saran, kepada masing-masing OPD yang menjadi mitra kita. Yakni, harus memiliki program-program unggulan. Lakukan terobosan-terobosan yang inovatif. Seperti di Dispora, mereka bisa meningkatkan sarana serta pembinaan kepada atlet kita yang berpotensi, karena di luar sana banyak atlet-atlet kita yang dipakai oleh daerah lain. Kita minta mereka tidak harus memiliki banyak program, sedikit tidak apa-apa asalkan fokus dan menjadi unggulan,” tegasnya.

Terakhir, pihaknya pun sudah berulang kali menyarankan agar setiap OPD, bahkan tidak hanya mereka yang menjadi mitra Komisi II untuk secara transparan mengumumkan progres program yang mereka laksanakan.

“Harus go public, umumkan secara rinci melalui media. Agar masyarakat tahun, dan kita bisa mengevaluasi. Intinya, kita tidak ingin program yang mereka kerjakan hanya program rutin saja,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita