oleh

Setahun Memimpin Bawa Perubahan

Irma Sandra sedang menunjukkan bibit-bibit tanaman pangan bantuan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas untuk dikelola oleh Ibu-Ibu PKK Desa Petunang.

Dalam setahun ini, sudah banyak perubahan yang terjadi di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, mulai dari infrastruktur desa, keamanan desa, hingga Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala Desa (Kades) Petunang, Irma Sandra mengatakan semenjak dilantik menjadi Kades Petunang pada 20 Oktober 2016. Ia sudah berhasil membawa Desa Petunang ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, selama setahun ini kita sudah melakukan beberapa pembangunan infrastruktur di Desa Petunang, mulai dari pembangunan jalan setapak di Dusun VI dan V masing-masing sepanjang 120 meter. Membangun jalan besar yang bisa dilewati mobil di Dusun I dan III sepanjang 140 meter, pembangunan gorong-gorong di Dusun VI dan V, pembangunan siring di Dusun VII, pembangunan talud di Dusun VI,” paparnya.

Selain itu, juga sudah membangun kantor desa yang baru dan gedung yang rencananya akan dijadikan gedung PAUD Desa Petunang. Dan tak ketinggalan di Desa Petunang saat ini sudah dibangun jembatan gantung di Dusun V untuk menghubungkan pemukiman warga desa dengan perkebunan mereka.

“Dan adanya jembatan gantung ini, sangat membuat warga Desa Petunang senang, karena jembatan gantung ini sangat membantu mereka yang akan beraktivitas ke kebun. Jadi tidak perlu melewati aliran sungai yang cukup deras. Dan segala pembangunan kantor desa dan jembatan gantung menggunakan dana APBD Kabupaten Musi Rawas, sedangkan pembangunan jalan, gorong-gorong dan lainnya menggunakan dana desa,” jelasnya.

Putra asli daerah Desa Petunang ini mengakui saat ini di Desa Petunang sudah bebas dari krisis energi, karena listrik sudah teraliri secara merata di setiap rumah-rumah warga. Pada tahun 2017 Desa Petunang sangat krisis energi listrik.

“Sedangkan dari segi keamanannya sudah meningkat dan tingkat kriminalitas pun sudah menurun drastis hingga 90 %. Sekarang keamanan di Desa ini pun sudah terjamin dan pengangguran di desa pun sudah menurun,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, di Desa Petunang juga memiliki program perbaikan SDM dengan mengadakan majelis taklim yang diikuti dari anak-anak hingga dewasa.

“Kita juga meningkatkan keamanan di lingkungan sungai, sehingga tidak ada lagi pengambilan ikan sungai secara ilegal, dan sungai pun saat ini sudah terjaga dengan baik, dan perkembangan ikan sungai pun sudah terjamin,” paparnya.

Pihaknya juga ada program peningkatan kualitas perangkat desa dengan cara mengikutsertakan para perangkat desa dengan pelatihan-pelatihan sesuai dengan bidang keahlian mereka masing-masing.

“Seorang perangkat desa juga diprioritaskan sarjana atau minimal tamat SMA, kita sesuaikan dengan Juknis yang ada. Dan terkadang sarjana-sarjana baru yang ada di desa kita jadikan perangkat desa. Karena kebanyakan perangkat desa berusia muda, jadi pastinya akan mudah untuk mengembangkan kemampuan kreativitasnya,” jelas pria kelahiran Desa Petunang, 12 Maret 1990.

Pada kesempatan ini, Irma berharap kepada semua pihak, terutama warga desa untuk harus memedulikan yang ada di Desa Petunang mulai dari pembangunannya hingga pada SDM-nya.

“Kita jangan sampai tergantung kepada dana desa, karena jika mengharapkan dana desa pembangunan desa yang terjadi akan terlambat. Kami juga sangat berterima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Musi Rawas yang telah membantu pembangunan Desa Petunang, terutama pada pembangunan kantor desa dan jembatan gantung desa,” ucapnya.

Bapak anak satu ini kedepannya berencana membangun sport center untuk Desa Petunang dan juga sedang membidik pihak perusahaan yang ada di Desa Petunang agar bisa membantu memberikan kontribusinya untuk Desa Petunang. (AE02)

Komentar

Rekomendasi Berita