oleh

Server Down Registrasi Terkendala

LINGGAU POS ONLINE- Tahapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dimulai 2 Desember 2019. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur SNMTPTN tahun akademik 2020/2021, setidaknya ada empat perubahan yang dilakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru.

Ketua LTMPT, Prof Ravik Karsidi menjelaskan pertama, pemeringkatan siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan sekolah karena sekolah lebih memahami dan mengetahui kondisi dan kemampuan siswa-siswa mereka. Berbeda dari tahun lalu dalam pemeringkatan siswa berbasis data pendidikan.

Kedua, calon mahasiswa mendapat dua kali kesempatan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2019, kemudian menggunakan nilai terbaik untuk mendaftar ke PTN tujuan.

Pelaksanaan UTBK 2020 berlangsung selama satu minggu dengan 14 sesi (dua sesi setiap hari) dan dilaksanakan di 74 Pusat UTBK PTN.

Peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai dengan kelompok tes yang diikutinya (Saintek, Soshum atau Campuran).

Hasil UTBK 2020 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan hasilnya akan diberikan pada peserta secara individu. Hasil UTBK 2020 ini juga dapat digunakan oleh PTN dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri 2020.

Ketiga, calon mahasiswa wajib memiliki akun LTMPT dengan melakukan registrasi akun melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id.

Waktu untuk registrasi akun LTMPT dibagi menjadi dua, yaitu untuk PDSS dan SNMPTN dilaksanakan tanggal 2 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020 dan registrasi akun LTMPT untuk UTBK dan SBMPTN dilaksanakan tanggal 7 Februari – 5 April 2020.

Perubahan keempat, Bidikmisi menjadi KIP-K atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah, hanya dari sisi nama saja dan lebih terintegrasi. Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program KIP-K atau Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADik) adalahdengan terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran melalui laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id dan http://adik.kemdikbud.go.id.

Kepala MAN 1 Model Lubuklinggau Taslim melalui Waka Kesiswaan menjelaskan bahwa pendaftaran SNMPTN tahun 2020 ini dimulai dengan proses registrasi akun LTMPT. Saat ini siswa-siswinya sedang dalam proses registrasi akun LTMPT tersebut.

“Dari 206 siswa kelas XII yang mendaftar, saat ini masih ada beberapa siswa yang terkendala registrasi, karena server web LTMPT masih down. Namun sekitar 75 persen siswa kita sudah terverifikasi,” ungkapnya.

Mengenai persyaratan SNMPTN, Annisah menjelaskan calon peserta berada di kelas terakhir pada pendidikan menengah yang akan lulus pada tahun ini, memiliki prestasi akademik, calon peserta masuk kuota peringkat terbaik di sekolah yang ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah, dan pastinya calon peserta memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

“Pendaftaran diawali dengan pembuatan akun di LTMPT, kemudian nanti di Januari dilakukan pengisian PDSS, proses perangkingan oleh sekolah sesuai dengan kuota akreditasi sekolah. Setelah itu siswa yang termasuk dalam kuota akan mendaftar pada laman SNMPTN untuk ikut seleksi SNMPTN,” jelasnya.

Mengenai tips lulus SNMPTN, Annisah mengatakan siswa-siswi harus pintar-pintar memilih jurusan dan universitasnya.

“Karena sebenarnya kami pihak sekolah tidak begitu paham tentang tata cara penyeleksian SNMPTN. Namun, setahu saya yang penting siswa harus pintar memilih jurusan yang tidak banyak pesaingnya, tapi harus sesuai dengan minat yang diinginkan. Selain itu pertimbangkan untuk memilih jurusan favorit dan di tempat yang favorit, karena semakin favorit tentu persaingan akan semakin ketat,” jelasnya.

Perangkingan Siswa Diserahkan ke Sekolah

Hal yang sama juga disampaikan Kepala SMAN 1 Lubuklinggau, Zulkarnain melalui Waka Kurikulum, Marsudi didampingi Waka Kesiswaan Budianto yang menjelaskan bahwa pada periode Desember sampai Januari 2020 para siswa diharuskan membuat akun LTMPT yang kebijakan Single Sign On (SSO) yang merupakan tahap awal dari pendaftaran SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2020.

“Dan akun ini juga nantinya akan juga terintegrasi untuk pendaftaran jalur mandiri,” katanya, Senin (16/12).

Dan perbedaan SNMPTN tahun ini, lanjut Marsudi, jika tahun lalu perengkingan by sistem, sedangkan tahun ini diserahkan perengkingan sekolah masing-masing.

“Dan informasinya sekolah bisa mengatur jangan sampai siswa memilih di jurusan yang sama, dengan variasi nilai yang berbeda. Karena artinya bisa merugikan temannya,” kata Sumardi.

Dilanjutkan Waka Kesiswaan SMAN 1 Budi, bahwa syarat pendaftaran akun siswa dimulai dengan pendaftaran akun sekolah terlebih dahulu.

“Jadi akun sekolah teregistrasi dulu, jadi nanti anak-anak menggunakan akunnya untuk mendaftar. Dan untuk akun SMAN 1 sudah terdaftar lama,”katanya.

Laporan Qory Musdalifah

Rekomendasi Berita