oleh

Sepi Penumpang Menjadi Alasan

Angkot Masih Ngetem ‘Sembarangan’

Masih banyaknya angkot yang sembarangan ‘ngetem’ atau menunggu penumpang, masih menjadi pemicu macetnya jalan di sekitar Terminal Kalimantan. Sepinya penumpang ketika mereka ‘ngetem’ di dalam terminal, menjadi alasan mereka.

Laporan Daulat, Pasar Pemiri

Berdasarkan pantauan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuklinggau, beberapa titik mulai macet diantaranya komplek Pasar Inpres, depan pusat perbelanjaan.

Penyebab kemacetan ini, karena volume kendaraan meningkat, parkir berlapis, dan angkot yang ngetem di luar terminal.

“Sejak beberapa bulan lalu, kita sudah memberikan Surat Edaran (SE) ke masing-masing sopir angkot. Bahkan dilakukan penertiban, dengan melibatkan Polres Lubuklinggau, namun kesadaran mereka untuk ngetem di dalam terminal masih minim,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Lubuklinggau, Abu Ja’at.

Ditambahkan Abu Ja’at, pihaknya tidak bisa menindak sopir angkot yang ngetem di luar terminal.

“Kalau di dalam terminal bisa kami tindak atau sanksi, tapi kalau di luar terminal tentunya kembali ke Undang-Undang (UU) No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas,” tambahnya

Sementara itu, sopir angkot Zainal (40) mengatakan bahwa sebelumnya ia bersama teman-temannya ngetem di dalam terminal. Namun, karena di dalam terminal sepi penumpang makanya ia ngetem di luar terminal.

“Sebenarnya kami biasa ngetem di dalam terminal, tapi baru-baru ini saja ngetem di luar karena di dalam sepi,” ungkapnya.

Zainal mengakui memang lebih mudah mencari penumpang di luar terminal, karena calon penumpang juga segan untuk masuk dalam terminal.

“Mereka malas di dalam terminal, lebih memilih angkot yang di luar biar bisa langsung berangkat,” ucapnya.

Menurut Zainal, kalau penumpang juga sadar untuk mencari angkot di dalam terminal, maka sopir angkot juga memilih ngetem di dalam terminal.

“Penumpang aja lebih nyari angkot di luar, kalau kami tidak cepat maka tidak dapat penumpang,” cetusnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita