oleh

Sentra Gakkumdu Minimalisir Indikasi Pelanggaran

MUSIRAWAS – Bawaslu Kabupaten Musi Rawas (Mura) melakukan rapat bersama tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Rabu (6/2) di Sekretariat Bawaslu Mura. Sentra Gakkumdu, dibentuk oleh Bawaslu RI yang tugasnya melakukan penanganan tindak pidana pemilu.

Rapat dihadiri seluruh unsur yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu, mulai Ketua Bawaslu Mura Oktoreni Sandhra Kirana, bersama dua Komisioner Bawaslu lainnya, Hermansyah dan Khoirul Anwar. Kemudian, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau Hapit Suhandi, SH serta perwakilan dari penyidik Polres Mura.

Menurut Oktoreni Sandhra Kirana yang akrab disapa Reni, dalam pelaksanaan Pemilu 2019 banyak hal yang kemungkinan terjadi. Seperti, black campaign, hoaks termasuk indikasi pelanggaran lainnya. Selain melakukan penindakan, Sentra Gakkumdu juga berupaya mencegah masuknya isu-isu yang berpotensi merusak Pemilu yang akan digelar tanggal 17 April 2019.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Mura Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) dan Sengketa Pemilu, Koirul Anwar mengatakan Sentra Gakkumdu bertugas untuk memproses perkara tindak pidana di Pemilu 2019. Maka, setiap laporan indikasi tentang pelanggaran Pemilu, mulai dari pemeriksaan hingga kesimpulan berpusat di Sentra Gakkumdu.

“Bila pelanggaran pidana dan dinyatakan memenuhi syarat, akan langsung dilimpahkan ke Kejaksaan untuk dilakukan proses sidang. Namun, sejauh ini belum ada indikasi pelanggaran pemilu,” jelasnya. (aku)

Rekomendasi Berita