Sengketa Batas Tanah, Kakek Dibacok

LINGGAUPOS.CO.ID  –  Dipicu masalah sengketa tapal batas pekarangan rumah,  seorang kakek yang sudah berusia 71 tahun, harus dirawat di RSUD OKU Timur, sebab lehernya ditebas menggunakan senjata tajam oleh pelaku Muhlisin (55), warga Tanjung Rejo, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKUT.

Kakek yang diketahui bernama Iskandar itu, Selasa (25/5) sekitar jam 06.45 WIB,   berada di dalam bus Minanga, di jalan Dusun III, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur.

Informasi yang berhasil dihimpun, pagi itu  korban Iskandar hendak pergi ke Muara Dua  dengan menumpang bus Minanga.  Tiba di Desa Kurungan Nyawa, tiba-tiba, pelaku menyetop bus dan naik. Tanpa basa basi, pelaku langsung membacok korban berulang kali.

“Atas perbuatan pelaku, korban mengalami luka bacok bagian lengan tangan kiri bagian atas,  pipi sebelah kiri, dan leher bagian belakang, setelah itu pelaku melarikan diri,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH melalui Kasubag Humas Iptu Edi Arianto.

Korban yang terluka, langsung dilarikan ke Puskesmas Sukaraja dan selanjutnya dirujuk ke RSUD OKU Timur Martapura.

“Adapun motif penganiayaan tersebut masalah batas tanah pekarangan rumah. Rumah pelaku dan rumah korban tinggal bersebelahan. Setelah kejadian tersebut pelaku melarikan diri. Rumah sudah dalam keadaan kosong,” ujar Edi.

Sementara itu Kapolsek Buay Madang AKP Jumeidi SH bersama Kades  Tanjung Bulan terpilih menghimbau keluarga korban tidak main hakim sendiri dan meyerahkan sepenuhnya pada proses hukum. (sumeks.co)

Rekomendasi Berita