oleh

Senge Clothing, Pilihan Oleh-Oleh Khas Lubuklinggau

-Ekbis-279 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID– Senge Clothing merupakan brand pakaian lokal yang mengangkat budaya dan bahasa daerah di Kota Lubuklinggau sebagai desain pada kaosnya. Senge Clothing juga merupakan kaos lokal oleh-oleh khas Lubuklinggau dan sekitarnya.

Dari namanya saja, “Senge” diambil dari bahasa asli Lubuklinggau, yakni bahasa Col dengan arti Senyum. Owner Senge Clothing, Amin Fadly menyebutkan bahwa maksud diambil nama Senge tersebut salah satunya untuk mengenalkan bahasa Lubuklinggau sebagai oleh-oleh yang bisa dibawa pulang bagi para pelancong.

“Alhamdulillah, sejak dimulai pada Agustus 2019 sejauh ini disambut dengan positif, mulai dari teman-teman kantor, teman kuliah dulu dan dari situ sampai juga ke masyarakat umum, tujuan utamanya adalah menghadirkan kaos sebagai oleh-oleh khas Lubuklinggau,”katanya.

Amin, sapaan akrab pria bertinggi badan 175 CM ini mengatakan bahwa usaha yang dirintisnya bersama istri ini bertujuan sebagai oleh-oleh khas Kota Lubuklinggau. Dimana, Kota Lubuklinggau tempat ia menempuh pendidikan S1 dan berdomisili saat ini tengah gencar mengajak orang untuk mengunjungi kota “Sebiduk Semare” ini.

“Pemerintah kan sekarang programnya mengajak sebanyak mungkin orang untuk datang ke Lubuklinggau. Ya saya pikir disitulah peluangnya, menghadirkan oleh-oleh dari sini yang merupakan non kuliner,” kata ayah dua anak ini.

Senge Clothing sendiri merupakan brand kaos yang secara umum menawarkan atau menghadirkan desain ‘berbau’ Kota Lubuklinggau. Baik dari segi letak geografis kota, tentang kota, ikon kota, bahasa, asal usul, budaya, wisata bahkan berdesain tulisan bahasa sehari-hari yang dikenal dengan bahasa COL.

“Contohnya desainnya berbentuk peta kota Lubuklingau dengan tulisan nama-nama kelurahan yang ada, Hobi Ngelong yang artinya Hobi jalan-jalan, nah desain seperti ini diharapkan yang diburu para pelancong di Lubuklinggau,” tuturnya.

Amin menjelaskan untuk tulisan yang ada di pakaian Senge Clothing ini bebas, sesuai request dari konsumen yang mau order. Ia juga mengatakan pembuatan pakaian ini kalau desainnya sudah siap dan tinggal cetak, paling lama 2 hari pakaian ini sudah selesai.

“Artinya tidak perlu memakan waktu lama, bisa juga dikatakan 24 jam orderan pakaian ini sudah selesai, asalkan orderannya tidak banyak dan desain yang ingin dicetak sudah siap, kalau satu atau dua baju 24 jam bisa kita dikerjakan,”jelasnya.

Selain itu juga, Senge Clothing menerima pesanan berupa custom desain tanpa minimal order. “Misalnya konsumen ada desain sendiri, atau logo komunitas, logo kantor dan sebagainya, kita juga kerjakan itu,” tambah pria lulusan S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini.

Disisi lain, tujuan mulia pria kelahiran Bingin Teluk, Kabupaten Musi Rawas Utara ini adalah agar ia bisa memberikan pekerjaan bagi orang lain.

“Saya sejak SMA punya cita-cita begini, ingin memberikan gaji bukan menerima gaji , ya jalannya usaha seperti ini. Nantinya ada karyawan, baik yang jaga toko atau yang tukang sablonnya atau yang bagian jahit kaosnya atau di bagian apalah yang penting karyawan saya, ya saya bangga dengan itu nantinya,” jelasnya.

Saat ini, Amin mengatakan bahwa saat ini pemesanan bisa dilakukan custumer melalui Whatsapp pribadi miliknya yang tertera di Instagram sengeclothing_lubuklinggau atau halaman facebook dengan nama Senge Cloth Lubuklinggau.(*)

Rekomendasi Berita