oleh

Semua Mamalia Bisa Terinfeksi Rabies

95 % Gigitan Hewan Rabies Disebabkan Anjing

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Penyakit rabies (Anjing gila) menjadi ancaman serius bagi warga. Pasalnya dari banyaknya kasus gigitan hewan yang mengandung rabies, 95 persen kasus gigitan hewan rabies pada manusia memang disebabkan oleh anjing. Tapi, masih ada hewan lain yang dapat menularkan rabies.

Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kabupaten Musi Rawas (Mura), Tohirin, Rabu (1/8). Ia mengimbuhkan pihaknya sudah menyebar petugas melakukan vaksinasi anti rabies.

“Penyakit Rabies adalah penyakit yang sudah berpuluh tahun ada di Indonesia. Tapi, masih banyak salah pemahaman atau mispersepsi yang berkembang di masyarakat. Mispersepsi ini membuat banyak sekali orang yang dirugikan, mulai dari terkena gigitan ganas dari anjing hingga kematian,” ungkap Tohirin pada Linggau Pos.

Pria ini kembali menegaskan, semua hewan Mamalia dapat terinfeksi virus Rabies. Artinya demikian mereka juga dapat menularkan penyakit ini ke manusia.

“Mamalia adalah semua hewan berdarah panas yang mempunyai kelenjar mamalia untuk menyusui, seperti Anjing, Kucing, Kelelawar, Monyet, Ular dan lainnya. Hewan-hewan itu merupakan hewan utama dapat menularkan rabies kepada manusia, karena mereka punya kebiasaan menggigit,” jelas dia.

Tohirin menyebutkan penyebaran vaksin suntik dilakukan secara rutin, guna mencegah terjadinya penyakit Rabies yang disebarkan hewan peliharaan dan ternak.

“Masyarakat mesti menyiapkan hewan peliharaannya, dan ketika petugas datang maka diberikan suntik vaksin anti Rabies secara gratis,” papar Tohirin.

Menurutnya, di Kabupaten Mura ada lima Puskeswan dan Inseminasi Buatan (IB) bertugas, diantaranya Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Megang Sakti, Simpang Semambang dan Muara Lakitan.

“Memang saat ini baru lima kecamatan ada Puskeswan dan IB. Padahal, idealnya satu Kecamatan ada kendati juga melihat populasi hewan ternaknya,” ucapnya.

Disinggung rencana penambahan Puskeswan di setiap kecamatan, Tohirin menyebutkan belum ada. Sebab fakta yang ada satu Puskeswan bisa mem-back up Kecamatan lainnya.

Secara terpisah, Camat Megang Sakti, H Herry Akhmadi JS menyambut baik program rutin dari Distanak dengan melakukan vaksinasi anti rabies.

“Saya selaku pribadi dan masyarakat sangat senang sekali atas program itu, karena rata-rata di Desa banyak Anjing liar yang bisa membahayakan masyarakat,” kata Hery sapaannya.

Hery berharap, kedepannya suntik vaksinasi anti rabies ini terus dilakukan, jika Anjing menggigit manusia akan sangat bahaya sekali bagi masyarakat. (04)

Rekomendasi Berita