oleh

Semua Bacaleg PKPI Mundur

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Mendadak, semua Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang sudah diajukan Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Musi Rawas (Mura) mengundurkan diri. Padahal mereka sudah ditetapkan sebagai Daftar Calon Sementara (DCS).

Bacaleg dari PKPI ini hanya tujuh orang, dan sudah diumumkan pada 12 Agustus 2018 oleh KPU. Nama-namanya, adalah, Riki Anggara S.Pd, Wulan Purnamasari S.Pd, Ifnu Ardiansyah Pratama, Umi Rokimah, Tomas Hertanto, Sujarno dan Sumiah.

Komisioner KPU Kabupaten Mura Divisi Teknis, Supriadi mengakui menerima pengunduran diri Bacaleg dari DPK PKPI Mura. Bahkan saat ini proses pengunduran diri sedang dalam tahap verifikasi.

“Dikarenakan proses pengunduran diri Bacaleg diajukan Partai Politik (Parpol), dan memang mekanisme pendaftarannya dilakukan Parpol. Maka, KPU langsung melakukan klarifikasi ke Parpol,” kata Supri, Jumat (14/9).

Ditambahkan Supri, kebetulan kepengurusan DPK PKPI Mura mengalami perubahan, pasca pindahnya In Sugiarto ke Partai Golkar. Hasilnya, dua Bacaleg yang diajukan mengundurkan diri atas nama Umi Rokimah, Tomas Hertanto, membatalkan proses pengunduran diri mereka yang sudah diajukan ke KPU.

“Setelah kami klarifikasi. Dari tujuh Bacaleg PKPI yang mengundurkan diri, dua diantaranya membatalkan pengajuan pengunduran diri mereka,” kata Supriadi.

Sekretaris DPK PKPI Mura, Arwan menjelaskan, dirinya ragu kalau semua Bacaleg yang diajukan PKPI mengundurkan diri. Maka, dirinya bersama Umroni yang menjabat sebagai Ketua DPK PKPI Mura langsung mengkroscek kebenarannya.

Hasilnya, Umi Rokimah dan Tomas Hertanto menyatakan kalau mereka didatangi orang yang menyatakan dirinya sebagai pengurus DPK PKPI Mura, menginstruksikannya untuk mengundurkan diri.

“Berdasarkan penyusuran kami, dua Bacaleg yang mengundurkan diri didatangi orang inisial LT. Ia meminta tanda tangan keduanya untuk mengundurkan diri,”katanya.

Kemudian, setelah ditanya kepada mereka mengenai adanya surat pengunduran diri tersebut, maka keduanya langsung menyatakan dalam keadaan terpaksa.

“Mereka takut, kalau tidak mau tanda tangan dimarahi LT, maka mereka tanda tangan. Bahkan, kami yakin kalau berhasil ditemui lima Bacaleg lainnya pasti melakukan hal yang sama,” jelasnya.

Bacaleg yang sebelumnya dinyatakan mengundurkan diri, Thomas Hertanto menjelaskan hal yang sama kalau dirinya tidak berniat untuk mengundurkan diri.

“Didatangi orang yang ngaku pengurus, ya mau tidak mau tanda tangan. Walaupun merasa keberatan,” katanya. (aku)

Rekomendasi Berita