oleh

Sempat Viral Bayi Dibuang, Ternyata Ibunya Tak Sadar Sudah Melahirkan

LINGGAU POS ONLINE – Warga Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, tepatnya Kecamatan Kota Padang beberapa waktu lalu sempat heboh di jagat maya. Yakni tentang informasi adanya bayi dibuang oleh ibunya di Tran Lubuk Mumpo Desa Lubuk Mumpo Kecamatan Kota Padang.

Namun setelah dikroscek, informasi tersebut tidaklah benar.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika Kapolsek Kota Padang Gatot Herianto didampingi Kanitreskrim Aipda Lubis, seperti dikutip dari linggau update, Rabu (4/9/2019) menjelaskan kronologis yang sebenarnya.

“Setelah kami lakukan penyelidikan langsung ke lokasi. Terungkap tidak ada bayi dibuang. Namun karena ketidaktahuan kedua orang tunya, mengenai proses melahirkan,” ia menjelaskan.

Ibu muda ini, diketahui bernama Desi Ratna Sari (19) sementara suaminya Dedi Sahputra (21). Anak yang sempat dijelaskan dibuang, sudah diberi nama yakni Deta Seteven.

Kronologisnya, dijelaskan Kapolsek, Kamis, 26 Agustus 2019 sekitar pukul 07.00 WIB, pihaknya mendapatkan informasi ada bayi dibuang di Tran Lubuk Mumpo. Petugas langsung meluncur ke lokasi.

Didapatkan informasi, Desi awalnya merasakan ingin buang air besar (BAB). Ia kemudian BAB di kebun kopi, belakang pondok tempat tinggal mereka.

“Setelah kami tiba di TKP, ternyata bukan dibuang. Namun bayi itu, baru saja dilahirkan oleh ibunya di belakang rumah mereka. Ibunya tidak sadar kalau hendak melahirkan, karena awalnya merasakan mau buang air besar (BAB),” kata Kapolsek.

Saat kembali ke pondok, Dedi Sahputra mendapatkan istrinya mengeluarkan darah, langsung membawa istrinya ke Puskesmas Kota Padang, tanpa mengkroscek dahulu apakah istrinya melahirkan atau tidak.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, Desi dibawa ke Puskesmas Kota Padang oleh suaminya. Karena pendarahan, oleh pihak Puskesmas langsung dirujuk ke RSUD Curup,” tambah Kanit Reskrim.

Nah, setibanya di RSUD Curup, Dedi baru diketahui kalau Desi sudah melahirkan. Mereka pun ditanyakan dimana bayinya, langsung bingung. Sehingga pihak RSUD Curup kroschek ke Puskesmas, namun tidak langsung terjawab

Sementara itu, tetangga korban menemukan bayi, anak pasangan itu di belakang rumah. Kemudian membawanya ke Puskesmas itu mendapatkan perawatan.

“Bayinya juga sudah dibawa ke Puskesmas, kondisinya memang kurang bulan,” tambah Kapolsek, sambil menjelaskan isu pembuangan bayi itu pun terbantahkan.

Kemudian, ditambahkan Kapolsek, Selasa (3/9/2019) pihak Puskesmas Kota Padang bersama Bhabinkamtibmas  mengunjungi Desi bersama anaknya.

“Kondisi anaknya masih sehat, begitu juga ibunya,” tambah Kanit Reskrim.

Ia juga menambahkan, masyarakat juga harus memahami pasangan muda ini, bahra mereka selain kurang dalam hal ekonomi, juga dalam pendidikan. “Jadi pengetahuan mereka mengenai kesehatan sangat kurang, apalagi di kebun yang jauh dari desa,” terangnya.

Terpisah Kepala Desa Lubuk Mumpo, Herman membenarkan kedua orang tua bayi tersebut merupakan warganya .

“Kita harus memaklumi, kedua orang tuanya masih tinggal di kebun dan juga pengetahuanya masih dangkal karena lama tinggal di kebun,” ia menjelaskan.(*)

Sumber: linggauupdate

 

Rekomendasi Berita