oleh

Sempat Sembuh, Tursia Kembali Masuk RS

LINGGAU POS ONLINE  – Sempat sembuh setelah keluar dari Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Suprapto Bengkulu, Tursia (19) warga Desa Biaro Lama, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (1/7) harus dirujuk ke RSUD Rupit untuk mendapatkan penanganan khusus.

Penjemputan Tursia dari kediamannya dilakukan langsung pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dengan didampingi Pemerintah Desa Setempat dan Puskesmas Karang Dapo.

Kepala Dinsos Mura, Zainal Arifin Daud melalui Sekretaris Huzairin menjelaskan bahwa sebelumnya Tursia telah mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah Muratara. Bahkan sudah dikirim ke RSKJ Soebroto Bengkulu untuk dilakukan perehaban pada September 2018.

“Setelah dirawat Tursia dikembalikan pada Oktober 2018 dan dinyatakan sembuh. Kemudian kami dikembalikan kepada keluarganya,” kata Huzairin.

Dilanjutkannya, setelah penyerahan kembali kepada keluarga, Tursia tetap dipantau oleh pihak kesehatan. Namun sangat disayangkan ternyata Tunisia tidak mendapat perhatian penuh dari keluarganya sendiri.

“Sangat kita sayangkan, Tursia sangat kurang perhatian dari keluarganya. Baik pakaian, makanan dan kasih sayang. Ketika kami dijemput kondisi Tursia memperhatikan tinggal di tempat yang kumuh dan kuku jarinya sangat panjang tidak pernah dipotong,” lanjutnya.

Kadinkes Muratara, Marlinda melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Fatahul Rahman mengatakan penjemputan Tursia dilakukan guna memberikan perawatan untuk memulihkan kembali fisiknya yang sudah kumuh dan kurus.

“Kami harapkan dengan perawatan di RSUD Rupit dia dapat perhatian penuh sehingga dapat kembali memulihkan kondisi tubuhnya yang sudah sangat kurus dan lusuh,” katanya.

Ditambahnya, kembali kambuhnya penyakit Tursia disinyalir karena kurang rutinnya pemberian obat, dan kurangnya perhatian dari keluarga.

“Kita selalu siapkan obat, tetapi kurang rutin pemberian dari keluarga sehingga penyakitnya menjadi kembali kambuh,” tambahnya.(fji)

Rekomendasi Berita