oleh

Sempat Kejar-kejaran, Dua Bandit Spesialias Curanmor Didor

LINGGAU POS ONLINE – Tim Gaspol Polsek Lubuklinggau Barat pimpinan Kanit Reskrim Aiptu Faisal dan Katim Aiptu Ibnul Gondrong berhasil meringkus dua orang pelaku pencurian sepeda motor. Kedua tersangka berhasil ditangkap setelah kejar-kejaran di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dua tersangka yang diringkus adalah Januardi alias Buyung (44) warga Desa Apur Kecamatan Sidang Beliti Ulu Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu dan Supriyanto alias To (25) juga warga Apur. Dalam penyergapan itu, Buyung dilumpuhkan dua lubang di kaki kanannya, sementara To menderita luka tembak di pantat tembus ke perut.

Selain mengamankan kedua orang tersebut, awalnya Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mengamankan Wahyu Candra Sutiwan (19) warga RT.4 Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Ia diamankan saat ikut menjadi buruh gali jalur pipa PDAM di Kelurahan Lubuk Tanjung.

Tersangka Wahyu Candra Sutiwan (kiri) dan Januardi alias Buyung. (foto istimewa)

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono dalam pers rilis di Polsek Lubuklinggau Barat menjelaskan, tersangka Buyung bersama Wahtu dan Edit (buron), terakhir diketahui mencuri sepeda motor Yamaha Mio BG 6561 HN milik Muhammad Karyadi (19) warga Kelurahan Tanjung Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Pencurian terjadi di tepi Sungai Kasie Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sabtu (5/10/2019) sekitar pukul 16.15 WIB.

Awalnya, tersangka Buyung yang merupakan resdivis kasus pencurian sepeda motor dan buronan kasus bobol toko di Pasar Lubuklinggau, mendatangi Edit. Ia menanyakan adakah lokak sepeda motor, dikatakan oleh Edit ada.

Edit pun meminta keponakannya Wahyu mencari sepeda motor yang bisa menjadi sasaran. Diinformasikan oleh Wahyu, ada sepeda motor terparkir di tepi Sungai Kasie dangan kunci tidak dilepas.

Mereka pun berangkat ke lokasi diantarkan Wahyu. Selanjutnya Wahyu dan Edit mengawasi lokasi, Buyung melakukan pencurian sepeda motor tersebut, selanjutnya dibawa ke arah Rejang Lebong.

Sementara itu petugas berdasarkan laporan dari korban melakukan penyelidikan. “Hasil keterangan saksi-saksi, mengarah kepada tersangka Wahyu. Makanya ia terlebih dahulu ditangkap,” jelas Kapolres.

Setelah Wahyu ditangkap, diketahuilah ada dua orang pelaku lainya. “Petugas langsung mengejar, ke arah Rejang Lebong. Sepeda motor milik korban yakni Yamaha Mio warna putih berhasil diamankan. Namun tersanga Buyung diinformasikan sudah berada di Bengkulu,” tambah Kapolsek.

Usai mengamankan sepeda motor, Selasa malam petugas langsung meluncur ke Bengkulu, namun didapatkan informasi Buyung dalam perjalanan pulang. “Dua jam ditunggu di Sambirejo, Rejang Lebong, muncul Buyung bersama To mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah,” jelas Dwi Hartono.

Sepeda motor Honda Beat (kiri) yang diduga dicuri tersangka Buyung di Bengkulu dan Yamaha Mio yang dicuri di tepi Sungai Kasie. (foto endang kusmadi/linggaupos.co,id)

Dicegat dan diberikan tembakan peringatan, Buyung dan To terus saja tancap gas. Sehingga Tim Gaspol melakukan tindakan tegas, To tersungkur setelah peluru menembus patat tembus ke perutnya, begitu juga dengan Buyung yang menerima dua luka tembak di kaki kiri.

“Ternyata keduanya baru saja melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat milik mahasiswa di wilayah Polsek Selebar Kota Bengkulu. Jadi, usai mencuri di Bengkulu mereka pulang, namun dijalan dicegat petugas Polsek Lubuklinggau Barat,” tambah Kapolres.

Khusus tersangka To, yang kini terbaring di RS AR Bunda Lubuklinggau, proses hukumnya diserahkan ke Polsek Selebar Kota Bengkulu. “Sementara tersangka Edit masih dalam pengejaran,” jelasnya. (*)

Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita