oleh

Seminggu Driver Grab Car ‘Mogok’

LUBUKLINGGAU – Sudah satu pekan terakhir ratusan driver Grab Car melakukan aksi mogok’, pasalnya hingga saat ini tiga tuntutan yang mereka sampaikan ke manajemen masih belum direspons. Jadwal pertemuan antara ratusan driver dengan manajemen Grab ternyata diundur.
Putra, salah seorang perwakilan driver Grab Car kepada wartawan, Selasa (5/2) mengatakan sebelumnya dijadwalkan pertemuan antara driver dengan manajemen Grab, Selasa (5/2). Namun dibatali oleh pihak Grab, karena ada urusan mendadak ke luar kota.
Ratusan driver Grab Car tetap bertahan dengan tuntutan yang mereka ajukan. Yaitu pertama pihaknya meminta kenaikan masalah insentif yang mereka rasakan jauh sangat rendah dari daerah lainnya.
Selanjutnya, kedua meminta waktu operasional Grab Car yang semula dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB menjadi 24.00 jam. Dan, meminta manajemen Grab Lubuklinggau menghentikan penerimaan Grab Car, karena jumlah Grab Car saat ini sudah sangat banyak tidak sebanding dengan jumlah penumpang.
“Saat ini lebih kurang ada 300 driver, 130 driver tergabung dalam group WA. Kota Lubuklinggau ini tidak begitu luas, kalau sudah 300 saja itu artinya 1 Kilometer ada 30 orang driver,” jelas Putra.
Diakui Putra, satu orang driver dalam satu hari rata-rata hanya mengangkut tiga orang penumpang saja.
“Kalau Drive-nya ditambah tidak sebanding jumlah penumpang,” cetusnya.
Sementara itu, City Lead Grab Lubuklinggau Indra Lingga Pratama dihubungi Selasa (5/2) mengakui belum ada pertemuan terkait permasalahan ini. Menurut Indra, ini hanya permasalahan sekelompok oknum driver saja.
“Sudahlah, ini hanya oknum driver saja. Belum ada pertemuan, kami pihak Grab banyak aspek pertimbangan bukan hanya dari sisi driver saja, tapi dari penumpang dan manajemen. Untuk menyelesaikannya juga butuh proses,” tegasnya.(nia)

Rekomendasi Berita