oleh

Sembilan Orang Terjangkit Malaria

LINGGAU POS ONLINE- Malaria salah satu penyakit yang harus dieliminasi, karena salah satu penyakit berbahaya, sebab bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah kapiler. Sementara jika menyerang sel pembuluh darah, maka bisa menyerang ke ginjal, dan bisa berakibat fatal mengakibatkan gagal ginjal dan bisa meninggal dunia.

Kadang gejala yang terjadi mirip sekali dengan sakit flu, sehingga bisa menyebabkan salah diagnosis penyakit. Adapun tanda-tanda jika mengalami malaria ringan, akan muncul perkembangan gejala, seperti tubuh merasakan sensasi dingin dan menggigil, serta berkeringat diiringi dengan kelelahan.

Maka, insiden penyakit harus kurang dari satu permil, dalam artian dari 1.000 jiwa penduduk hanya boleh terjadi 1 kasus malaria.

Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas (Mura), Hj Miftahululmi didampingi Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Mura, Edwar Zuliyar mengatakan angka indeks di wilayah Kabupaten Mura sudah kurang dari satu permil, dengan angka 0,16 persen.

“Harus kurang satu permil, kalau dia dua artinya kita endemis. Kita saat ini sudah masuk tahap eliminasi karena sudah kurang dari yang ditentukan, yakni dibawah satu permil,” jelasnya.

Bahkan dari 19.437 jiwa yang sudah dilakukan skrining atau pemeriksaan oleh Dinkes Mura, dengan rincian 11.375 jiwa yang diperiksa secara masal dengan cara jemput bola, dan 8.062 jiwa yang datang ke pelayanan kesehatan seperti Puskesmas. Total yang ditemukan terjangkit malaria hanya 9 orang, yang dalam tubuh mereka bener-bener ada parasit malaria, dan itupun timbul bukan dari Mura tapi dari ekspor atau dari tempat lain.

“Kita sudah masuk dalam tahap eliminasi tapi masih dalam pemindahan. Namun, kita belum dapat sertifikatnya, tapi kita sudah turun dari standar,”jelasnya.

Laporan Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita