oleh

Sembelih Indukan Sapi Bakal Dipidana

Kabid Peternakan, Nasir:
“Kita sudah berikan imbauan keras kepada Camat, Kades dan juga masyarakat, larangan menyembelih indukan produktif baik sapi maupun kerbau,”

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) Kabupaten Musi Rawas (Mura) melayangkan Surat Edaran (SE) larangan untuk menyembelih indukan. Baik sapi maupun kerbau kepada seluruh warga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Kabid Peternakan, Nasir mengatakan hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut kerjasama antara Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonsia (Baharkam Polri).

“Kita sudah berikan imbauan keras kepada Camat, Kades dan juga masyarakat, larangan menyembelih indukan produktif baik sapi maupun kerbau,” kata Nasir kepada Linggau Pos, Senin (16/7).

Ia menyatakan tujuan pelarangan dalam rangka percepatan peningkatan populasi sapi atau kerbau secara serentak, dan sebagai wujud komitmen pemerintah mewujudkan kemandirian pangan asal hewan (ternak).

“Juga meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mengejar swasembada sapi,” tutur Nasir.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan tekanan kepada petugas pemotongan hewan, untuk tidak memotong sapi indukan. Kerja sama tersebut sesuai dengan Nomor: 09001/HK. 230/F.05/2017 dan Nomor: B/44/V/2017, tentang pengendalian pemotong ternak ruminansia betina produktif.

Kerjasama tersebut akan berlaku untuk jangka waktu tiga tahun, terhitung dari 2017 hingga 2020 mendatang.

“Sanksi pidana bagi yang melanggar aturan ini berupa pidana maksimal enam bulan penjara dan denda Rp 1 juta,” jelas dia.

Meski demikian, tidak dipungkiri sampai sekarang pun masih ada warga yang menyembelih betina produktif.

“Namun, masih kita berikan sanksi administrasi saja berupa pembinaan lebih dulu, tapi apabila dua sampai tiga kali masih mengulang maka kita proses sesuai hukum berlaku,” beber Nasir. (04)

Rekomendasi Berita