oleh

Semarak 1 Muharam, Murid SDIT-MC ‘Long March’

Galang Dana untuk Lombok

RATUSAN murid SDIT Mutiara Cendekia mengikuti ‘long march’ berjalan kaki dari Taman Kurma-Simpang RCA-Taman Kurma, Selasa (11/9). Acara itu diadakan menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah.

Semarak 1 Muharam SDIT-MC ini diawali tilawah surah Al Baqarah oleh salah satu Hafidz SDIT-MC dan aksi pantomim anak kelas III dan IV. Serta dihadiri Kasi Pakis Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau Muslim, Camat Lubuklinggau Utara II Rozikin, Perwakilan Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, Perwakilan Yayasan Pelita Taqwa drh Gunjal Ritonga, Kepala SDIT-MC Abdiansyah Satria dan seluruh guru dan wali murid SDIT-MC.

Semangat ratusan murid sungguh sangat luar biasa, karena di sepanjang perjalanan long march mereka yang mengenakan kostum dengan berbagai tema dan kreativitasnya tidak hanya meneriakkan Takbir, bersyalawat, bernyanyi yel-yel, orasi anak tentang makna Tahun Baru Hijriah, hadroh dan lainnya. Mereka juga menggalang donasi untuk korban Lombok dengan bermodalkan kotak-kotak donasi yang bertuliskan ‘peduli lombok’, ‘donasi untuk lombok’ dan toa. Dan aksi mereka pun disambut baik warga sekitar yang berada di pinggir jalan yang menyaksikan pawai tersebut dan berhasil mengumpulkan dana Rp 3.522.500.

Saat diwawancarai, Abdiansyah Satria mengatakan kegiatan semarak 1 Muharam ini rutin dilaksanakan SDIT-MC setiap tahunnya, guna untuk menyambut tahun baru Islam dan mengisinya dengan hal-hal positif.

“Kegiatan kita hari ini diikuti lebih dari 500-an murid SDIT-MC dari kelas I hingga kelas VI. Di mana setiap kelasnya membuat tema dan kreativitas masing-masing untuk ditampilkan dalam aksi long march kita ini. Ada yang gunakan tema kostum pasukan perang Islam, tema ustadz dan ustadzah, tema bangsawan Arab, tema kostum dari barang bekas dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Abdiansyah juga menjelaskan, kegiatan long march ini sebagai syiar Islam, memperkenalkan kepada masyarakat mengenai sekolah Islam SDIT-MC, sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli korban Lombok.

“Kita berharap, kegiatan ini dapat mendorong semangat hijrah umat Islam menuju perubahan ke yang lebih baik lagi, meningkatkan semangat ibadah, seperti bersedekah yang juga ibadah dan harus kita tingkatkan. Untuk itu kita berharap aktivitas kita ini dapat bernilai ibadah dan meraih keberkahan dari Allah SWT,” harapnya.

Pada kesempatan ini juga, Abdiansyah mengucapkan terima kasih kepada semua orang tua wali, pihak yayasan dan semuanya yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Sementara itu, Kasi PAKIS Kankemenag Lubuklinggau, Muslim mengatakan sangat apresiasi, dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk SDIT-MC yang telah mengadakan kegiatan ini.

“Apalagi kegiatan ini melibatkan anak-anak generasi muda Islam, yang notabenenya SDIT ini juga sekolah Islam. Untuk itu berharap kegiatan ini dapat dibudayakan terus menerus. Begitu juga dengan sekolah lain, untuk bisa memberikan kreativitas dalam rangka momentum 1 Muharam ini,” paparnya.

Muslim berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat anak-anak tentang keislaman, dan bisa menunjukkan kepada anak-anak bahwa islam itu bisa maju, sesuai dengan nama tahunnya hijriah yang artinya hijrah.

Long march inipun mendapatkan penilaian, selain memilih kelompok terbaik 1, 2, dan 3, panitia 1 Muharam juga memberikan 17 kategori terbaik kepada setiap kelompok, diantaranya atribut terbaik, kostum terbaik, tema terbaik, yang paling kompak, barisan terbaik, barisan paling tertib, kelas terunik, paling kooperatif, favorit, paling semangat, yel-yel terbaik, kelas terdisiplin, tertangguh, terceria, terbersih, terkreatif. (rrf)

Rekomendasi Berita