oleh

Semalaman Dikepung, Begal Diamuk Massa

LINGGAU POS ONLINE – Tiga orang begal beraksi di Jalan Lintas Purwodadi Desa T2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas (Mura), Rabu (10/7) menjadi sasaran amuk massa yang beringas. Apalagi warga sudah semalaman mengepung ketiga tersangka yang kabur ke dalam kebun karet.

Tiga tersangka yang babak-belur, bahkan harus menjalani perawatan, Prengky (32) warga Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Afriansyah (31) warga Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Sugik (25) warga Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Informasi diterima Linggau Pos, ketiganya Selasa (9/7) sekitar pukul 17.30 WIB melakukan aksi begal di Jalan Lintas Purwodadi Desa T2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi Kabupaten Mura. Korbannya Wiwik Dwi Prawiti (19) warga Kelurahan O Mangunharjo Kecamatan Purwodadi.

Korban Wiwik mengendarai sepeda motor Honda Scoopy Nomor Polisi (Nopol) BG 3689 GAB warna merah dari Purwodadi menuju Megang Sakti. Di Jalan Lintas Purwodadi Desa T2 Purwakarya, korban dipepet pengendara sepeda motor Yamaha Mio Nopol BG 7684 GB.

Pengendara Yamaha Mio adalah ketiga tersangka yang diduga memang mencari mangsa. Tersangka menendang korban hingga jatuh dari sepeda motor, selanjutnya salah satu tersangka menodongkan pisau ke korban.

Tersangka lainnya mengambil sepeda motor korban. Bersamaan itu melintas seorang warga T2 Purwakarya, ia hendak menolong namun diancam oleh para pelaku. Tersangka kemudian membawa kabur sepeda motor korban ke arah Megang Sakti.

Warga yang diancam tadi melapor ke Polsek Purwodadi dan memberitahukan warga lainnya. Karena seringnya aksi begal dan pencurian sepeda motor, warga kompak melakukan pengejaran.

Tersangka panik mengetahui warga beramai-ramai mengejar. Mereka bingung tidak tahu jalan, hingga akhirnya meninggalkan kedua sepeda motor, masuk ke kebun karet di Desa U2 Karyadadi Kecamatan Purwodadi.

Informasi ketiga tersangka masuk ke dalam kebun karet beredar di warga lainnya, bahkan semakin banyak warga yang berdatangan ke lokasi. Mereka mengepung kebun karet yang berbatasan dengan Kecamatan Sumberharta dan Megang Sakti.

Sampai dengan pukul 23.30 WIB, warga masih mengepung namun mereka tidak lagi terlihat. Sementara kedua sepeda motor diserahkan warga ke Polsek Purwodadi.

Rabu (10/7) sekitar pukul 05.30 WIB, warga yang hendak ke sawah melihat tiga orang mencurigakan di aliran Sungai Megang Tikip. Warga yang sebelumnya mengepung, langsung menyergap ketiganya.

Tersangka Prengky dan Afriansyah berhasil ditangkap warga. Keduanya tak ayal jadi bulan-bulan warga yang beringas. Keduanya kemudian diserahkan ke Polsek Purwodadi dan dilarikan ke Puskesmas O Mangunharjo.

Sekitar pukul 09.00 WIB, giliran tersangka Sugik yang berhasil ditangkap. Ia pun babak belur digebuki massa.

Kepala Desa (Kades) U2 Karyadadi, Marpan kepada Linggau Pos membenarkan adanya tiga begal yang ditangkap massa di desanya.

“Ketiganya sudah diserahkan ke Polsek Purwodadi. Dua orang pertama ditangkap, kemudian menyusul satu orang lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan di daerahnya memang cukup rawan aksi pencurian sepeda motor dan begal.

“Apalagi sebelum lebaran kemarin, banyak aksi pencurian sepeda motor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) T Purwakarya, Widodo juga membenarkan salah seorang warganya yang membantu dan menolong korban untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum diantarkan ke klinik untuk dirawat lebih lanjut.

Menurut Widodo, kejadian begal di wilayah perbatasan antara Desa U Karyadadi dengan Desa T2 Purwakarya, yang masih dalam wilayah Desa U Karyadadi.

“Warga kami hendak menolong namun diancam. Kemudian memberitahu warga lainnya. Warga kami juga, bersama teman wanitanya membawa korban untuk dirawat,” kata Widodo.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Purwodadi, Iptu Deni Hendrawan menjelaskan ketiga tersangka luka-luka dilarikan ke Puskesmas Purwodadi untuk mendapatkan perawatan medis.

“Ketiga tersangka sudah diamankan. Juga sepeda motor milik korban dan milik tersangka,” jelas Kapolsek singkat.

Kapolsek menambahkan korban Wiwik Dwi Prawiti juga harus menjalani perawatan, pasalnya menderita luka-luka dan trauma setelah menjadi korban begal. (end)

JUDUL: Korban Luka-luka dan Trauma

Rekomendasi Berita