oleh

Semalam, Dua Rumah Disatroni Maling

LINGGAU POS ONLINE, TANAH PERIUK – Kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, berhasil digagalkan warga.

Terbukti dua aksi perampokan dialami dua warga yaitu Lukmansyah (33) warga Lorong Topah, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Serta Dewi, warga Lorong Abadi Kelurahan Tanah Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Kasus Curat ini terjadi dalam waktu tempo bersamaan pukul 02.30 WIB, Jumat(17/8). Lukmansyah mengatakan kasus ini bermula pukul 02.30 WIB, saat Saiful Rahman, yang bekerja di kediaman Lukmansyah yang membuka usaha konveksi, selesai bekerja menjahit. Saat itu ia mendengar suara mencurigakan dari samping rumah tuannya. Merasa penasaran Saiful langsung keluar rumah. Alangkah terkejutnya Saiful saat di luar melihat lima orang diduga kawanan perampok ingin membawa kabur motor milik Lukman.

Kemudian Saiful mendekat, dan langsung berusaha mempertahankan sepeda motor milik Lukman. Sehingga sempat terjadi tarik-menarik antara Saiful dengan kawanan maling tersebut. Lalu salah seorang maling itu mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan. Merasa takut, Saiful kembali ke dalam rumah untuk membangunkan Lukmansyah.

Mendengar terjadi keributan di luar rumah, istri korban, Purwati keluar rumah. Serta melihat ada lima kawanan perampok, lalu berkata “Kalo memang ingin motor buruk ini ambilah, tapi jangan ganggu kami” Lalu dijawab oleh kawanan perampok, “Kau masuk ke dalam rumah. Kalo dak, ku tembak kau” dengan nada keras. Merasa takut, Purwati langsung masuk ke rumah. Tapi wanita ini berteriak Maling! Maling! Maling!. Suara Purwati itu didengar warga sekitar. Hingga mereka mendekat

Sedangkan saksi mata lainnya, Samsudi menuturkan saat itu dirinya sedang tugas ronda malam. Tapi tiba-tiba mendengar teriakan Purwati.

“Saya langsung menuju sumber suara dan melihat di depan rumah ustad Lukman sudah ramai, kemudian saya teriak, woi siapo tu?” kemudian dijawab “Jangan lari” mengetahui bahwa orang tersebut perampok, ia langsung pergi meminta bantuan hingga kemudian terjatuh. Tak lama Samsudi mendatangi kembali rumah Lukman, namun kawanan perampok sudah kabur.

Sementara itu, korban Lukman berharap agar keamanan di lingkungan tempat tinggalnya lebih ditingkatkan lagi.

“Alhamdulillah tidak ada barang yang diambil. Dan, kami juga tidak ada yang terluka, tapi saya mengharapkan siskamling bisa diaktifkan kembali” harap Lukman.

Secara terpisah kejadian yang sama juga terjadi di kediaman Dewi, Lorong Abadi RT 07 Kelurahan Tanah Periuk.

Saksi mata, Darjo (50) merupakan tetangga korban mengatakan pukul 02.30 WIB saat itu Dewi sedang tertidur. Kawanan maling itu masuk pintu depan dengan cara mencongkelnya. Tapi aksi perampok diketahui oleh korban yang saat itu terbangun dan hendak keluar dari kamar.

Saat itu maling tersebut langsung mengarahkan senjata api ke kening Dewi. Merasa takut, Dewi langsung kembali masuk kamar dan berteriak minta tolong.

“Mendengar teriakan Dewi, kami langsung keluar dari rumah, dan melihat maling sudah tidak ada lagi di dalam rumah Dewi,” ungkap Darjo.

Ketua RT 05 Kelurahan Tanah Periuk, Ngabidin membenarkan telah terjadi kasus Curat dialami dua warganya.

“Saya mendengar ada kejadian perampokan malam tadi. Dalam satu minggu terakhir ini, saya kerap mendapat laporan jika lingkungan saya sering dimasuki Orang Tak Dikenal (OTD),” ucap ketua RT.

Lurah Tanah Periuk, Hamidah saat dijumpai di kediaman Lukmansyah, Jumat (17/8) pukul 13.45 WIB mengatakan kejadian ini nantinya akan dilaporkan ke pihak kecamatan, agar dapat ditindaklanjuti.

“Saya mengimbau masyarakat agar bisa sama–sama menjaga keamanan. Nantinya Siskamling di Kelurahan Tanah Periuk akan diaktifkan kembali” janji Hamidah.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, AKP Afrinaldi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan (LP) kasus Curat ini

“Kami belum menerima laporan kasus perampokan. Jika pihak bersangkutan melapor tentu kami akan mengambil tindakan,” ucap Afrinaldi, kemarin. (CW01)

Rekomendasi Berita