oleh

Selva Sakit Kulit Sejak Kecil, Nenek Aisyah Tetap Mandiri

LINGGAUPOS.CO.IDMasih banyak masyarakat yang kurang mampu membutuhkan uluran tangan saat ini. Termasuk di Kabupaten Empat Lawang. Apalagi sekarang masih dilanda pandemik Covid-19 yang tidak tahu kapan akan berakhir, berikut laporannya.

Kecamatan Saling merupakan salah satu dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang. Lokasinya mengarah ke Kabupaten Musi Rawas dan logat bahasanya juga sama dengan Musi Rawas.

Namun di Kecamatan Saling itu, masih ada masyarakat yang tergolong kurang mampu, fakir miskin, mengidap penyakit menahun dan kemiskinan lainnya.

Salah satunya, Selva (9) yang mengidap sakit kulit sejak berusia 1 tahun. Karena sakit itulah, pertumbuhannya juga terganggu. Termasuk bicaranya juga belum jelas.

Saat wartawan datang, dia sedang diasuh dengan ibunya, Rosidah. Rumahnya terletak di Desa Taba, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang. Tidak jauh dari jalan utama, hanya masuk lorong beberapa meter.

Rumahnya berukuran sekitar 4 x 5 meter, material batu bata masih terlihat atau belum diplaster. “Keseharian anak saya ini selalu di rumah. Dia kalau keluar dan kena matahari dan berkeringat selalu merasa kesakitan,” kata Rosidah.

Selva yang sudah meranjak dewasa ini, lebih banyak berada di rumah bersama ibunya. Padahal anak seusia dia, kebanyakan bermain di luar rumah ataupun sekolah.

Keinginan untuk mengobati anaknya tersebut sudah diniatkan oleh Rosidah. Namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala. Suaminya juga hanya seorang petani karet. Saat koran ini datang, suaminya juga masih berada di kebun.

“Belum pernah dibawa periksa ke dokter kulit, hanya sebatas di puskesmas saja. Katanya sakit karena biang keringat. Awalnya dulu juga dikasih tau, hanya biang keringat. Tapi sampai sekarang belum sembuh,” imbuhnya.

Jika makan, Selva masih doyan makan buah, susu dan makanan yang lain. Namun saat diajak bicara, susah dimengerti, hanya ibunya yang mengerti maksud perkataannya. Wajah Selva tetlihat seperti mengalami luka bakar.

“Anak saya tinggal 1 ini (Selva) dulu ada 1 meninggal. Mungkin sekarang sudah berusia 17 tahun dan sudah selesai sekolah. Saya berusaha sekali untuk bisa menyembuhkan anak saya ini supaya dia bisa sekolah, bisa bermain dengan teman-temannya di luar,” harapnya.

Berbeda lagi dengan cerita nenek yang sudah lanjut usia (lansia) yang juga berada di Desa Taba, Kecamatan Saling. Namanya Asiyah Utama. Meski sudah berusia sekitar 80 tahun dia tetap gagah dan mandiri.

“Tadi lagi nyuci di sungai dan hendak mandi ada yang datang jemput pakai motor. Katanya mau ngasih bantuan. Jadi saya tinggalkan dulu cucian dan ini belum mandi,” kata Nenek Aisyah sembari memegang tongkat dan tersenyum.

Padahal dari rumah ke sungai tempat dia mencuci dan mandi itu cukup jauh dan jalannya naik turun tebing. Namun nenek Aisyah hampir setiap hari ke sana untuk mandi dan mencuci. Terkadang sat oulang membawa air bersih untuk di rumahnya.

Di rumah Nenek Aisyah yang berukuran sekitar 4 x 5 meter, dari papan itu terlihat ada penampungan air hujan di belakang rumahnya. Air tersebut tidak cukup jika digunakan untuk mandi dan mencuci. Apalagi jika musim kemarau tiba.

“Sudah biasa nenek ke sungai, apalagi kalau musim kemarau. Setiap hari ke sungai. Jalan kaki terus, naik motor tidak bisa, kalau dibonceng bisa,” katanya sembari tertawa.

Nenek Aisyah dan juga Rosidah (ibu Selva) sangat berterima kasih dengan para TKSK dan Dinsos yang telah datang dan memberikan bantuan sembako. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan dan bisa memenuhi kebutuhan beberapa hari kedepan.

“Selva nanti akan dirujuk ke RS di Linggau. Karena di Empat Lawang belum ada dokter spesialis kulit. KIS-nya ada nanti akan dicek apakah masih aktif atau tidak. Karena sakitnya itu sudah parah, takutnya nanti bisa menimbulkan penyakit yang lain,” ujar Kadinsos, Eka Agustina didampingi TKSK Saling, Hendri.

Pihaknya setiap bulan memberikan sembako ke warga kurang mampu. Hal ini sebagai bentuk kepedulian bersama dan jika ada para dermawan yang mau ikut bergabung, kami sangat terbuka sekali. (*)

Rekomendasi Berita