oleh

Selfie Sepuasnya di Taman Seluas 1,6 Ha

Jelang Openning Podomoro Paradise

Taman Podomoro Paradise telah dibuka sejak libur tahun baru 2019 lalu. Namun untuk keseluruhan venue, termasuk Waterpark baru akan diresmikan Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan, Maret mendatang.

Laporan Sulis, Musi Rawas

WARGA Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan sekitarnya patut berbangga. Sebentar lagi, akan dibuka Podomoro Paradise sebagai tempat wisata menarik untuk keluarga. Letaknya di Desa Prabumulih 2, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

“Kalau dari pusat kota, Kecamatan Muara Beliti sekitar satu jam perjalanan ke sini (Podomoro Paradise),” jelas owner Podomoro Paradise, Hermansyah saat kami bincangi, Jumat malam (18/1).

Menurutnya, khusus untuk Taman Podomoro Paradise sudah dibuka sejak libur panjang awal tahun 2019. Lebih kurang 1.500 pengunjung bersama keluarganya tandang ke objek wisata baru ini.

Hermansyah tak menyangka, antusias warga Muara Lakitan dan sekitarnya begitu besar.

“Iya, saya benar-benar tidak menyangka. Ribuan pengunjung yang datang. Tiket masuknya Rp10.000 per orang. Mereka banyak yang berfoto di kebun bunga Matahari,” tutur bapak yang kini menjabat Ketua PGRI Kabupaten Mura ini.

Podomoro Paradise dibuat berawal dari kecintaan Hermansyah akan tanaman. Ia hobi bertanam, terutama bunga. Oleh karena itu, 1,6 Hektare (Ha) lahan Podomoro Paradise mayoritas ditanami bunga. Bunga-bunga di sini, ada yang ditanam langsung di tanah dan ada juga sudah bermedia pot.

“Kalau yang di pot itu, bisa dibeli pengunjung,” imbuhnya.

Selain itu, ada juga bird park, wahana main anak, kolam renang, wahana outbond, spot foto, dan waterpark.

“Keluarga suka foto, termasuk saya. Terus saya lihat teman-teman lain juga. Selalu mendokumentasikan diri di manapun. Makanya, masyarakat yang berada di sekitar Kecamatan Muara Lakitan bisa ke sini kalau mau dapat spot foto yang unik-unik,” imbuhnya.

Januari-Februari ini, Hermansyah sedang mengebut pembuatan Waterpark seluas 50×60 meter. Alat-alat untuk mendukung venue ini dipesan langsung dari Yogyakarta.

“Saya sengaja memesan semua perlengkapan untuk taman ini dari profesional. Agar hasilnya bagus, dan aman untuk pengunjung. Termasuk ada nanti odong-odong dan ember tumbah. Harapan saya, dengan adanya Podomoro Paradise bisa jadi destinasi wisata masyarakat. Nanti juga akan disiapkan aula untuk meeting, dan kantin untuk makan siang,” imbuhnya.

Untuk menyelesaikan proses persiapan Podomoro Paradise, Hermansyah telah merogoh kocek sekitar Rp3 miliar.

“Iya segitulah (Rp3 miliar,red) habisnya. Paling banyak menyedot biaya itu buat Waterpark-nya. Soal pengelolaannya, memberdayakan keluarga, masyarakat dan desa. Termasuk soal keamanan parkir,” imbuhnya. (*)

Rekomendasi Berita