oleh

Selama November, Waspada Suhu Ekstrim di Sumsel

LINGGAU POS ONLINE – BMKG mengungkapkan selama November suhu udara di Sumatera Selatan (Sumsel) masuk kategori ekstrim. Yakni naik 3°C di atas normal, yakni rata-rata 30°C sedangkan suhu udara maksimum bernilai 36°C, namun naik menjadi rata-rata 27°C dan suhu maksimum normal adalah 32°C.

Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Beny Setiaji dalam rilisnya kepada linggaupos.co.id, menjaskan suhu ini naik dibandikan suhu selama November dalam kurun waktu 30 Tahun terakhir.

“Di wilayah Sumsel, kondisi ini disebabkan karena posisi Matahari yang masih berada di sekitar ekuator dan efek dari GRK (Gas Rumah Kaca) akibat masih adanya asap akibat aktifitas Karhutla,” jelasnya, Senin (11/11/2019).

Namun, potensi hujan masih tetap ada di Sumsel. Karena secara regional seiring melemahnya Badai Tropis Nakri dan adanya Pusat Tekanan rendah di Samudera Hindia mengakibatkan adanya munculnya Borneo Vorteks (Sirkulasi Kalimantan) yang menyebabkan masuknya massa udara dari Laut Cina Selatan dan Laut Jawa ke wilayah Sumsel  akan menyebabkan potensi hujan.

“Selasa hingga Jumat (12-15/11/2019) ada potensi hujan sedang hingga lebat di Lahat, PALI, OKU, OKU Selatan, Muara Enim, Prabumulih, Banyuasin, Palembang, Muba, Musi Rawas, Muratara, Lubuklinggau, Empat Lawang dan Kota Pagar Alam. Sedangkan hujan ringan di OKU Timur, OI dan OKI,” jelasnya.

Sedangkan secara Lokal, kondisi hujan akibat faktor lokal (awan konvektif dan orografis) akan tetap berpotensi di wilayah Sumsel bagian barat. Dikarenakan kelembapan udara lapisan atas cukup memadai untuk pertumbuhan awan dan berdataran tinggi, biasanya hujan yang terjadi berlangsung sebentar, sporadis (berbeda tiap tempat) dan berpotensi petir disertai angin kencang.(*)

Rekomendasi Berita